China Dalam Mode Percaya Diri Level Tinggi, Jumawa Hadapi Amerika dan India Sekaligus
Tak ada yang membantah beberapa tahun terakhir China berkembang pesat dalam berbagai hal baik dari segi ekonomi dan militernya
China Dalam Mode Percaya Diri Level Tinggi, Jumawa Hadapi Amerika dan India Sekaligus
TRIBUNBATAM.id - Negeri Tirai Bambu boleh jadi sedang dalam status percaya diri level tinggi.
Tak ada yang membantah beberapa tahun terakhir China berkembang pesat dalam berbagai hal baik dari segi ekonomi dan militernya.
• Kabur Dari Negaranya, Ribuan Warga Korut Jadi Wanita Penghibur di China, Ada yang Masih 12 Tahun
Perkembangan militer yang pesat membuat Beijing siap menanggulangi ancaman dalam bentuk apa pun.
Maka tak heran armada perang China berani kesana-kemari mengajak geger negara lain.
• Jika Perang Melawan India, China Akan Menang Karena Punya Militer Lebih Kuat, Klaim Media Tiongkok
Bahkan menantang kekuatan raksasa Amerika Serikat (AS).
Setelah kapal induk kedua China, Shandong, memulai pelayaran pelatihan di Laut Bohai pekan lalu, kapal induk pertama Tiongkok, Liaoning, terlihat meninggalkan pangkalannya dan berlayar di Laut Kuning selama akhir pekan lalu.
Melansir Global Times, ini adalah pertama kali masyarakat umum mengetahui China memiliki dua kapal induk yang aktif di laut untuk latihan simultan.
Menurut analis militer, dengan Shandong secara bertahap mendapatkan kemampuan tempur dan dua kapal induk berlatih bersama, China pada akhirnya akan mampu mengerahkan kelompok tempur kapal induk ganda.
• Kekuatan Pasukan Khusus India Ini Membuat China berfikir 2 Kali Untuk Serang India
Itu merupakan sebuah taktik yang berguna dalam peperangan intensitas tinggi, termasuk kemungkinan operasi reunifikasi dengan kekuatan di Taiwan dan perlawanan terhadap provokasi Amerika Serikat (AS) di Laut China, analis militer menjelaskan.
Mengutip gambar satelit komersial asing, majalah Modern Ships yang berbasis di Beijing melaporkan pada Sabtu (5/9/2020), Liaoning berangkat dari pangkalannya di Qingdao, Provinsi Shandong, China Timur, untuk latihan.
• Padahal Seteru Abadi, Taiwan Muak Disangka Warga China Ganti Desain Paspornya
Liaoning berada di Laut Kuning tidak jauh dari pangkalannya pada Sabtu (5/9/2020), mengacu layanan satelit komersial asing yang bisa masyarakat umum akses secara terbuka.
Foto-foto yang diambil oleh warga sekitar pangkalan dan beredar di media sosial juga menunjukkan Liaoning baru saja memulai pelayaran.
Pergerakan kapal induk itu terjadi tak lama setelah kapal induk Shandong berangkat dari galangan kapal pada Selasa (1/9/2020) pekan lalu untuk latihan militer di Laut Bohai, situs berita yang berbasis di Hong Kong, wenweipo.com melaporkan.
Kehadiran Shandong di Laut Bohai juga terkonfirmasi oleh gambar satelit pada Kamis (3/9/2020).
Menghadapi AS dan India
Ini pertama kalinya dua kapal induk China melakukan misi pelatihan secara bersamaan, sejak kapal induk kedua Shandong resmi bergabung dengan Angkatan Laut Tiongkok pada Desember 2019, Modern Ships menyebutkan.
Hanya, China belum secara resmi mengonfirmasi operasi kedua kapal induk tersebut termasuk perincian misi mereka.
• India dan China Kembali Bentrok di Perbatasan, Satu Tentara India Dikabarkan Tewas
Menurut wenweipo.com, Shandong kemungkinan akan melakukan pelatihan terintegrasi dengan jet tempur.
Dan pengamat militer berspekulasi, Liaoning hanya melakukan misi pelatihan rutin, karena tidak jauh dari pangkalannya.
Tapi, Modern Ships melaporkan, bisa jadi kedua kapal induk itu untuk pertama kalinya membentuk kelompok tempur untuk latihan, menggelar latihan konfrontasi berurutan, atau latihan koordinasi jarak jauh sebagai dua kelompok tempur independen.
• Memanas, China Kirim Jet Tempur Siluman J-20 ke Hadapi India
Yang jelas, langkah terbaru itu akan membuka babak baru bagi Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA) untuk mengerahkan kapal induk secara bersamaan.
Pakar angkatan laut yang berbasis di Beijing Li Jie mengatakan kepada Global Times, dua kapal induk China akan menjadi kekuatan utama pada saat China menghadapi tekanan militer dari negara-negara seperti AS di Selat Taiwan dan Laut China Selatan.
Termasuk, India di jalur transportasi maritim utama.
Dua kapal induk China juga bisa menekan Taiwan dari sudut yang berbeda.
• Amerika Serikat Mulai Batasi Pergerakan Diplomat China, Muncul Dugaan Aksi Spionase
Dan, bersama dengan rudal balistik anti-kapal DF-21D dan DF-26 dari Angkatan Roket PLA, mereka bisa mengunci pulau itu dan menolak kemungkinan intervensi AS, kata Li.
Bukan cuma itu, Li menambahkan, dua kapal induk China bisa berperan dalam melindungi jalur transportasi laut penting seperti Selat Malaka.
• Perang di Laut China Selatan Buruk Bagi Indonesia, Mantan Kepala Intelijen TNI Beri Penjelasan
.
.
.
Sebagian artikel ini pernah tayang di Kontan.co.id
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/06062020_parade-kekuatan-militer-china.jpg)