Breaking News:

Brigjen Prasetijo Melawan, Dodi Jaya Dituduh Terbitkan Surat Jalan Koruptor Kakap Djoko Tjandra!

Kaur TU Ro Korwas PPNS Bareskrim Polri Dodi Jaya dituduh yang menerbitkan surat jalan untuk terpidana sekaligus koruptor kakap Djoko Tjandra

Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Kolase foto para tersangka Pemalsuan Surat Jalan, dari kiri Djoko Tjandra, Brigjen Prasetijo Utomo dan Anita Kolopaking, berjalan menuju Kejaksaan Negeri Jakarta Timur, saat pelimpahan berkas perkara, Senin (28/9/2020) 

TRIBUNBATAM.ID - Kaur TU Ro Korwas PPNS Bareskrim Polri Dodi Jaya jadi tertuduh yang menerbitkan surat jalan untuk terpidana sekaligus koruptor kakap Djoko Tjandra untuk bisa keluar masuk Indonesia.

Tuduhan itu disampaikan Brigjen Pol Prasetijo Utomo, yang kini berstatus terdakwa.

Baca juga: TERBARU Kasus Djoko Tjandra Dijerat 2 Kasus, Brigjen Prasetijo Utomo Tersangka Penerima Suap

Baca juga: Bikin Malu Polri, Brigjen Prasetijo Utomo akan Dijerat UU Tipikor, Penyidik Selidiki Aliran Uang

Baca juga: Brigjen Prasetijo Utomo Resmi Tersangka Kasus Pelarian Djoko Tjandra, Melanggar Pasal Berlapis

Sang jenderal sebelumnya ditetapkan tersangka oleh penyidik Bareskrim Mabes Polri, membantu terpidana kasus Bank Bali Joko Soegiarto Tjandra alias Djoko Tjandra keluar-masuk Indonesia.

Brigjen Prasetijo Utomo, pembuat surat jalan Djoko Candra.
Brigjen Prasetijo Utomo, pembuat surat jalan Djoko Candra. (TRIBUNLAMPUNG)

Brigjen Prasetijo menyampaikan demikian dalam sebuah persidangan dengan agenda pembacaan eksepsi atau nota keberatan atas dakwaan jaksa penuntut umum (JPU) di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Selasa (20/10/2020).

Baca juga: BRIGJEN Prasetijo Utomo Akpol 1991, Menurut IPW Seangkatan Krishna Murti, Listyo Sigit dan M Iqbal

Baca juga: Sepak Terjang Brigjen Pol Prasetijo Utomo yang Ditahan Gegara Surat Jalan untuk Buronan Negara

"Sudah jelas bahwa yang membuat surat- surat jalan tersebut adalah Dodi Jaya.

Tidakkah tepat jaksa penuntut umum mendakwa terdakwa, sebagai orang yang membuat surat palsu," kata anggota kuasa hukum Prasetijo di PN Jakarta Timur.

Kolase foto para tersangka Pemalsuan Surat Jalan, dari kiri Djoko Tjandra, Brigjen Prasetijo Utomo dan Anita Kolopaking, berjalan menuju Kejaksaan Negeri Jakarta Timur, saat pelimpahan berkas perkara, Senin (28/9/2020).
Kolase foto para tersangka Pemalsuan Surat Jalan, dari kiri Djoko Tjandra, Brigjen Prasetijo Utomo dan Anita Kolopaking, berjalan menuju Kejaksaan Negeri Jakarta Timur, saat pelimpahan berkas perkara, Senin (28/9/2020). (Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha)

Namun pembelaan tersebut langsung dibantah oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

JPU menyebut Dodi Jaya membuat surat jalan palsu tersebut atas perintah Brigjen Prasetijo.

Baca juga: Kapolri Idham Azis Bersikap Tegas, Copot Brigjen Pol Prasetijo Utomo Terkait Polemik Djoko Tjandra

Baca juga: Sosok Prasetijo Utomo, Jenderal Bintang Satu yang Dicopot Kapolri Terkait Kasus Djoko Tjandra

Akan tetapi, tim kuasa hukum bersikeras bahwa kliennya tidak membuat surat jalan palsu tersebut.

Ia mengacu pada keterangan Dodi dalam berita acara pemeriksaan.

Foto Irjen Napoleon Bonaparte dan Brigjen (Pol) Prasetijo Utomo saat makan siang bersama di Kejari Jaksel dari unggahan akun Petrus Bala Pattyona di Facebook
Foto Irjen Napoleon Bonaparte dan Brigjen (Pol) Prasetijo Utomo saat makan siang bersama di Kejari Jaksel dari unggahan akun Petrus Bala Pattyona di Facebook (Unggahan akun Petrus Bala Pattyona di Facebook)

"Berdasarkan keterangan Dodi Jaya, bahwa dialah yang membuat surat jalan sesuai keterangannya dalam BAP (berita acara pemeriksaan) tanggal 4 Agustus 2020," ujar kuasa hukum.

Selain itu, tim kuasa hukum juga membantah Brigjen Prasetijo terlibat dalam pembuatan surat rekomendasi kesehatan dan surat keterangan bebas Covid-19 untuk Djoko Tjandra.

Baca juga: Sepak Terjang Brigjen Pol Prasetijo Utomo yang Ditahan Gegara Surat Jalan untuk Buronan Negara

Baca juga: Mengapa Aktivis KAMI Diborgol, Mabes Polri Singgung Kasus Djoko Tjandra yang Jerat 2 Jenderal

Baca juga: Penyidik Tahan Irjen Napoleon, Karier Melesat sebelum Terjerat Kasus Djoko Tjandra, IPW: Biasa Saja

Atas hal-hal tersebut, pihak Prasetijo pun meminta majelis hakim membatalkan dakwaan JPU.

"Memulihkan harkat martabat dan nama baik Brigjen Prasetijo.

Baca juga: Ketegasan Kapolri Jenderal Idham Azis, Bareskrim Tahan Irjen Napoleon Bonaparte Soal Djoko Tjandra

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved