Gegara Ulasan YouTuber Kuliner 'Abal-abal' Restoran Ini Tutup, Minta Maafnya Dianggap Percuma
Nasib miris dialami sebua restoran yang terpaksa gulung tikar akibat ulasan seorang YouTuber abal-abal
Rekaman keamanan yang disebutkan pengusaha tersebut, akhirnya menunjukkan bahwa butiran beras yang diketahui HayanTree berasal dari hidangan sebelumnya yang dia makan.
HayanTree lantas mengakui kesalahannya dan menghapus ulasan negatifnya, serta mengunggah video permintaan maaf sebagai gantinya.
"Saya meminta maaf kepada pemilik restoran karena membuat video tersebut tanpa memikirkan dampaknya," kata HayanTree dalam video klarifikasinya.
Baca juga: Dewi Perssik Alami Ruam Kulit Memerah, Jarang Terjadi pada Gejala Covid-19, Pertama di Indonesia?
Baca juga: Gelar Pesta Ulang Tahun, Restoran di China Roboh, Sebabkan 17 Orang Tewas dan Puluhan Luka
"Saya seharusnya membuat video dengan fakta yang akurat dan saya benar-benar minta maaf atas ketidaktahuan saya," imbuhnya.
Namun, penghapusan video ulasan negatif dan adanya video klarifikasi tersebut tidak banyak membantu restoran itu.
Itu karena pemilik restoran mengklaim, bahwa pada saat HayanTree kembali untuk merekam video lain, bisnis tersebut sudah tutup.

"Saat YouTuber datang untuk syuting lagi, kami sudah tutup," kata pemilik restoran itu.
"Saya sangat frustrasi dan ingin tahu apakah mungkin untuk mencegah pelecehan dan tirani YouTuber, dan saya mengajukan petisi untuk undang-undang dan peraturan agar wiraswasta dapat dengan nyaman fokus pada bisnis mereka," imbuhnya.
Selasa lalu, pemilik restoran yang dirugikan tersebut membuat petisi nasional dan mengunggahnya di situs web Cheong Wa Dae.
Baca juga: 7 YouTuber Paling Tajir Sepanjang Tahun 2020, Termuda Berumur 6 Tahun!
Baca juga: Raup Miliaran Rupiah, Ini Sosok Bocah 9 Tahun yang Jadi YouTuber dengan Bayaran Tertinggi
Dia melampiaskan kekesalannya tentang bagaimana HayanTree menangani situasi tersebut dan meminta pihak berwenang untuk campur tangan dan mengatur kekuasaan YouTuber, sehingga bisnis lain tidak mengalami nasib yang sama.
Akibat ulasan yang salah tersebut, subscriber HayanTree turun dari sekitar 700.000-an menjadi 645.000-an.
Namun, HayanTree belum mengalami konsekuensi nyata atas ulasannya yang salah tersebut, selain kehilangan beberapa subscriber.

Di Korea Selatan, cerita ini memicu perdebatan tentang besarnya pengaruh para pesohor media sosial dan kurangnya regulasi di bidang ini.
Baca juga: Dilarang Gelar Acara Tahun Baru, Pengusaha Hotel dan Restoran Batam Protes SE Gubernur Kepri
Baca juga: Pengusaha Hotel dan Restoran Batam Protes Larangan Acara Tahun Baru, Ketua PHRI : Kenapa Mendadak?
Baca juga: INI Syarat Bagi Hotel, Resort dan Restoran Jika Ingin Gelar Event Tahun Baru di Tengah Pandemi
.
.
.
Baca berita menarik TRIBUNBATAM.id lainnya di Google
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul YouTuber Bikin Ulasan yang Salah, Restoran Ini Sampai Tutup