VIRUS CORONA DI TANJUNGPINANG
LAGI, Warga Kecamatan Tanjungpinang Timur Positif Corona, Tambah 5 Kasus Baru
Warga Tanjungpinang Timur positif corona ini bukan yang pertama. Sabtu (30/1), terdapat dua warga yang sebelumnya positif covid-19.
Penulis: Endra Kaputra | Editor: Septyan Mulia Rohman
Keduanya kotak erat dengan pasien Corona di Tanjungpinang serta kini menjalani isolasi mandiri.
Balita pertama berjenis kelamin laki-laki berinisial WM berumur 4 tahun yang beralamat di Kota Piring.
Ia menjadi kasus positif virus corona di Tanjungpinang nomor 1.238, serta tanpa gejala covid-19 atau asimptomatik.
Sementara balita kedua berjenis kelamin perempuan berinisial NA berumur 2 tahun.
Balita yang menjadi kasus positif covid-19 di Tanjungpinang ini bergejala covid-19 dan menjadi kasus positif virus corona di Tanjungpinang nomor 1.240.

Mereka menjadi bagian dari penambahan kasus baru Covid-19 di Tanjungpinang yang terhimpung Jumat (29/1).
Dari 15 pasien terpapar virus corona itu, empat di antaranya anak-anak.
Dengan penambahan ini, terdapat 1.250 pasien positif Corona di Tanjungpinang.
"Sebagaimana hasil pemeriksaan swab dengan metode RT PCR yang dilakukan BTKL PP Batam, kasus baru ini terdiri dari delapan laki-laki dan tujuh perempuan," ujar Wali kota Tanjungpinang Rahma, Sabtu (30/1).
Dinas Kesehatan, pengendalian penduduk dan keluarga berencana Kota Tanjungpinang terus menelusuri pada sejumlah orang yang kontak erat dengan pasien dan tempat beraktivitas lainnya.
Bila memenuhi kriteria kontak erat maka dilanjutkan dengan pengambilan swab hidung dan tenggorokan.
Rahma pun mengimbau dan mengajak seluruh masyarakat agar senantiasa menerapkan protokol kesehatan pada masa adaptasi kebiasaan baru pada masa pandemi Covid-19 ini.

Protokol kesehatan ini harus selalu dilakukan pada saat berinteraksi dengan keluarga yang tinggal satu rumah, keluarga tidak satu rumah ataupun di tempat kerja.
Sehingga klaster keluarga dan klaster tempat kerja bisa kita cegah bersama-sama.
Rahma juga menyampaikan, bagi pelaku perjalanan setelah pulang ke rumah, diharapkan melakukan karantina mandiri selama 14 hari, agar tidak menjadi sumber penularan ke orang-orang di sekitarnya.
"Selama karantina mandiri ini, yang bersangkutan diharapkan selalu pakai masker saat di rumah, menjaga jarak lebih dari 1 meter dengan anggota keluarga lainnya dan mencuci tangan dengan sabun," sebutnya.(TribunBatam.id/Endra Kaputra/Noven Simanjuntak)
Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google