Breaking News:

Dugaan Praktik Pungli di Objek Wisata Jembatan Barelang Menahun Bak Warisan, Ini Kata Warga

Penarikan biaya parkir di jembatan satu dan jembatan dua Barelang, sudah lama terjadi. Hal itu diyakini retribusi liar?

TRIBUNBATAM / IAN SITANGGANG
Dugaan Pungutan Liar - Seorang pria di atas motor mengeluarkan karcis parkir yang diduga tidak resmi dari Pemko Batam. Dalam karcis, motor dipatok Rp5000 dan mobil dipatok Rp10000. Pengunjung resah dan dinilai merusak citra wisata Batam 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Sudah lama dan sudah tidak asing lagi, dugaan parkir ilegal di jembatan satu dan jembatan dua  Barelang. Bak warisan, dari tahun ke tahun seolah tak tersentuh hukum. Kalau memang itu ilegal tolonglah ditertibkan. Inilah ungkapan masyarakat  Batam.

Penarikan biaya parkir di jembatan satu dan jembatan dua Barelang, sudah lama terjadi. Yang parahnya petugas parkir di atas jembatan tersebut memberikan karcis parkir. 

Baca juga: Pungli Berkedok Parkir Beraksi di Jembatan Barelang, Disbudpar Batam Bakal Gandeng Dishub & Polisi

"Kalau parkir di atas jembatan itu sudah lama, kita mau komplen. Komplen kepada siapa. Mereka juga kasih karcis,"kata Lingga, warga Batuaji, Minggu (21/2/2021).

Praktik Pungli di Objek Wisata Jembatan Barelang

Contoh karcis parkir di Jembatan Barelang
Contoh karcis parkir di Jembatan Barelang (TRIBUNBATAM.id/DEWI HARYATI)

Dia juga mengatakan biasannya petugas parkir itu datang tiba-tiba."Jadi kalau kita parkir di atas jembatan, mereka langsung datang, mereka kasi karcis dan minta uang parkir, setelah itu pergi,"katanya.

Dia juga mengatakan tidak tahu dari mana datangnya dan dimana nongkrongnya."Makanya kadang kita kaget jug, karea mereka datang tiba-tiba,"kata Lingga.

Baca juga: WALIKOTA Batam Tak Setujui Usulan Kenaikan Tarif Parkir, Ini Solusi Kejar Target Rp 35 Miliar

Sementar mengenai parkir di atas jembatan tersebut ternyata belum ia ketahui oleh Anggota DPRD Kota Batam, Rubina Situmorang. Politisi Partai Hanura ini mengatakan, pihaknya belum mengetahui hal tersebut.

"Kita cari tahu dulu, sesuai dengan kebijakan walikota batam, di atas jembatan tidak ada titik parkir,"kata Rubina.

Dia juga mengatakan perlu di cari tahu apakah parkir di atas jembatan tersebut menggunakan karcis."Kalau ada karcisnya, kita perlu lihat juga apakah dikeluarkan pemerintah Kota Batam, atau tidak,"katanya.

Rubina Situmorang pun menjelaskan, saat ini pemerintah sedang berusaha menghidupkan dunia pariwisata. "Jadi kita berharap agar semua masyarakat, mendukung, agar ekonomi masyarakat bisa pulih,"kata Rubina.

Baca juga: Rencana Kenaikan Tarif Parkir Batam, Anggota Dewan: Tarif Parkir Naik, Raja Kecil Untung

Halaman
12
Penulis: Pertanian Sitanggang
Editor: Filemon Halawa
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved