Breaking News:

Polda Kepri Minta Keterangan Ahli, Soal Remaja Jadi Admin Grup Esek-esek di WhatsApp

Kasubdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Kepri, AKBP Dhani Chatra Nugraha bilang, pihaknya akan minta keterangan ahli soal kasus pornografi ini

Penulis: | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/Alamudin
Foto Kasubdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Kepri AKBP Dhani Chatra Nugraha. Polda Kepri Minta Keterangan Ahli, Soal Remaja Jadi Admin Grup Esek-esek di WhatsApp 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Polda Kepri Minta Keterangan Ahli, Soal Remaja Jadi Admin Grup Esek-esek di WhatsApp.

Penyidik Polda Kepri masih melengkapi berkas terkait konten pornografi yang disebar di grup whatsApp.

Kasus ini melibatkan dua anak di bawah umur di Batam yang menjadi admin grup whatsApp.

Kasubdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Kepri, AKBP Dhani Chatra Nugraha mengatakan, semua pihak terkait, baik para tersangka dan saksi sudah dimintai keterangan.

"Minggu ini kita akan meminta keterangan ahli di Jakarta,” ujar Dhani saat dikonfirmasi, Selasa (23/2/2021).

Baca juga: REMAJA yang Jadi Admin Esek-esek di Batam Bakal Dijerat UU ITE dan Pornografi

Baca juga: MEDIA Sosial Jadi Ajang Pornografi Remaja, Erry : Ilmu Komputer Harus Dibarengi Pelajaran Moral

Dhani mengatakan, dalam kasus ini pihaknya sudah mengirimkan surat perintah dimulai penyidikan (SPDP) ke Kejaksaan.

Diberitakan sebelumnya, kasus Grup Whatsapp berisi konten dewasa itu berawal dari pemeriksaan handphone pelaku fotografer predator anak.

Dari kasus tersebut, sebanyak tiga pelaku diamankan Subdit IV Reknakta Ditreskrimum Polda Kepri.

Dua di antara merupakan anak di bawah umur.

Untuk dua anak di bawah umur tersebut dikenakan wajib lapor, tetapi untuk proses hukum tetap berjalan.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved