PELANTIKAN BUPATI BINTAN
RANGKAIAN Pelantikan Bupati Bintan, Apri Sujadi dan Roby Kurniawan Hadiri Tepung Tawar LAM
Bupati Bintan Apri Sujadi sebelumnya pergi ziarah ke makam ibunda di Kijang dan menghadiri pelantikan istrinya sebagai Ketua PKK Bintan.
Penulis: Alfandi Simamora | Editor: Septyan Mulia Rohman
"Seperti biasa, ini bagian nazar usai dilantik seperti rasa kesyukuran bahwa Allah SWT memberikan kesempatan untuk mengabdi bagi daerah," ujarnya, Jumat (26/2/2021).
Pasangan Bupati Bintan dan Wakil Bupati Bintan terpilih, Apri Sujadi dan Robby Kurniawan telah sah dilantik Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, untuk periode 2021-2024.
Usai pelantikan, Apri Sujadi mengaku langsung konsen dalam menjalankan roda pemerintahan.
"Alhamdulillah saya mengikuti pelantikan dengan Pak Ansar Ahmad, Gubernur Kepri.
Pelantikan Alhamdulillah berjalan lancar. Tentunya kami akan menyelesaikan beberapa pekerjaan yang penting diantaranya recovery ekonomi," sebutnya.
Instruksi Ansar Ahmad
Gubernur Kepri Ansar Ahmad telah melantik tiga kepala daerah pada tiga kabupaten.

Tiga Bupati dan Wakil Bupati terpilih itu di antaranya Bintan, Kabupaten Lingga dan Kabupaten Kepulauan Anambas.
Pelantikan digelar di Aula Wan Seri Beni, Kantor Gubernur Kepri di Dompak, Kota Tanjungpinang itu diisi prosesi acara tepuk tepung tawar oleh Lembaga Adat Melayu (LAM) Kepri di Gedung daerah Provinsi Kepri.
Usai melantik, Gubernur Kepri Ansar Ahmad meminta agar kepala daerah yang dilantik segera pulang ke daerah masing-masing.
Ansar meminta mereka untuk menjabarkan visi dan misi yang telah disusun dan disampaikan kepada masyarakat pada saat Pilkada lalu.
"Janji-janji tersebut harus diwujudkan karena itu merupakan harapan serta semangat yang bisa menjawab isu masing-masing disetiap daerah," ujarnya.
Baca juga: KPU Bintan Bakal Pulangkan Rp 4,8 M Dana Hibah ke Pemkab Bintan, Kenapa?

Secara umum, lanjut Ansar program-program yang akan dilaksanakan oleh masing-masing kepala daerah yang terpilih dan telah dilantik diharapkan agar terarahnya pemenuhan akses pendidikan dan kesehatan terlebih-lebih di masa pandemi Covid-19.
"Khususnya di wilayah pulau-pulau. Dimana semuanya bertujuan dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat," jelasnya.
Ansar menegaskan, kepala daerah tidak boleh banyak bekerja hanya di belakang meja.