Breaking News:

TANJUNGPINANG TERKINI

Dinkes Tanjungpinang Gandeng BPOM, Cegah Penggunaan Rapid Test Antigen Bekas

Penggunaan rapid test antigen bekas yang terungkap di Bandara Kualanamu, Provinsi Sumatra Utara jadi atensi Dinkes Tanjungpinang.

TribunBatam.id/Noven Simanjuntak
Dinkes Tanjungpinang Gandeng BPOM, Cegah Penggunaan Rapid Test Antigen Bekas. Foto Plt Kadinkes, pengendalian penduduk dan keluarga berencana Tanjungpinang, Nugraheni Purwaningsih. 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Penggunaan rapid test antigen bekas yang diungkap penyidik Polda Sumut di Bandara Kualanamu belum lama ini jadi atensi di Tanjungpinang.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tanjungpinang, Nugraheni Purwaningsih mengaku belum mendapat laporan adanya penggunaan alat bekas rapid tes antigen di sejumlah Fasilitas Kesehatan (faskes) di Kota Tanjungpinang.

Hal itu dikatakannya, setelah mendapatkan informasi adanya dugaan pemakaian alat rapid tes antigen bekas oleh tenaga kesehatan di Bandara Kualanamu, Medan Sumatera Utara kepada penumpang yang akan berangkat.

Ia pun bingung dengan tindakan petugas kesehatan yang diduga melanggar hukum tersebut.

"Di Tanjungpinang gak ada. Kita belum mendengar laporan, terkait hal itu.

Tim Ditkrimsus Polda Sumut menggerebek lokasi layanan rapid test antigen di lantai II area Mezzanin Kualanamu International Airport (KNIA), Selasa (27/4/2021) sore.
Tim Ditkrimsus Polda Sumut menggerebek lokasi layanan rapid test antigen di lantai II area Mezzanin Kualanamu International Airport (KNIA), Selasa (27/4/2021) sore. (TRIBUN MEDAN / HO)

Saya bingung ya kok bisa, padahal alat itu dijual per packing loh di situ ada reagen nya, terus alat swabnya.

Kenapa coba harus didaur ulang dengan dicuci padahal kalau sudah dipakai SOP nya itu tidak bisa dipakai lagi.

Kalau yang saya baca, cotton bud atau alat penyikat hidungnya yang dicuci lagi itu kan sangat bahaya dan beresiko sekali untuk terkontaminasi virus," cetusnya Kamis, (29/4/2021).

Pihaknya juga secara periodik bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) melakukan pengecekan dan pemeriksaan setiap fasilitas kesehatan di Tanjungpinang.

"Ya memang perizinan Faskes itu melalui kami.

Halaman
1234
Penulis: Novenri Halomoan Simanjuntak
Editor: Septyan Mulia Rohman
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved