Breaking News:

PEMBUNUHAN DI BATAM

Kronologi Kematian Siprianus Apiatus Dari Rutan Batam, Pelaku Menendang Dada

Sebelumnya menghuni kamar C 8 Rutan Batam, warga binaan Siprianus mendekam di Blok B 7. Di situlah ia mendapat tindak kekerasan dari rekan sekamarnya

Penulis: Pertanian Sitanggang | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/Pertanian Sitanggang
Kronologi Kematian Warga Binaan Siprianus Apiatus Bin Philipus Dari Rutan Batam. Foto Kepala Pengamanan Rutan Batam Ismail beberapa waktu lalu 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Kematian seorang warga binaan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Batam Siprianus Apiatus Bin Philipus akhirnya terungkap.

Sebulan setelah kematiannya, polisi menetapkan tiga warga binaan Rutan Batam sebagai tersangka pengeroyokan yang berujung meninggalnya Siprianus.

Tersangka pertama yakni Muhammad Yandi sebagai Kepala Kamar kasus pencurian pecah kaca.

Ia diketahui sebagai pelaku utama dari kasus ini.

Sementara dua warga binaan lainnya yakni Rinaldo Putra, terlibat karena ikut memukul.

Yang bersangkutan mendekam di Rutan atas kasus pencurian.

Lalu satu pelaku lainnya adalah Adi Saputra als Adi juga terjerat kasus pencurian.

Siprianus menghembuskan napas terakhirnya setelah mendapatkan perawatan dua jam di RSUD Embung Fatimah, Sabtu (10/4/2021).

Mulanya, Siprianus diduga mengalami penyakit lambung.

Ia sempat menjalani perawatan di klinik Rutan Kelas IIA Barelang Batam.

Kemudian dari hasil visum dan autopsi dari Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri, ditemukan ada tanda kekerasan yang membuat organ di dalam tubuh Siprianus tidak berfungsi hingga menyebabkan kematiannya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved