Breaking News:

COVID-19 di Bintan, 70 Pencari Suaka Terpapar Corona

Berdasarkan data Tim Gugus tugas Covid-19, jumlah pasien Covid-19 dari Klaster Pencari Suaka sudah mencapai 70 orang.

Penulis: Thom Limahekin | Editor: Thom Limahekin
tribunbatam.id/istimewa
PENCARI SUAKA - Suasana saat polisi memantau penjagaan pencari suaka di Bhadra Resort Bintan, Provinsi Kepri. 

Editor: Thomm Limahekin

BINTAN, TRIBUNBATAM.id - Kasus positif Covid-19 Klaster Pencari Suaka di penampungan sementara Bhadra Resort, Kecamatan Gunung Kijang, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauaun Riau (Kepri) terus bertambah, Senin (31/5/2021).

Berdasarkan data Tim Gugus tugas Covid-19, jumlah pasien Covid-19 dari Klaster Pencari Suaka sudah mencapai 70 orang.

Adapun total pencari suaka yang ditampung di lokasi tersebut mencapai 400 orang lebih.

Sebanyak 70 pencari suaka yang terpapar Covid-19 juga sudah menjalani isolasi mandiri di penampungan Bhadra Resort.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bintan, dr. Gama Af Isnaeni membenarkan Klaster Pencari Suaka di penampungan Bhadra Resort terus bertambah.

Baca juga: Camat Meral Sempat Positif Covid-19, Herisa: Selalu Taati Prokes untuk LInding Diri dan Orang Lain

PANTAI PIWANG - Bupati Natuna Wan Siswandi bersama Wabup Rodhial Huda  turun ke lapangan melihat langsung pelaksanaan dan penerapan surat edaran di Kawasan Pantai Piwang, pada Sabtu (29/5/2021) malam. Ini ddiberlakukan setelah keluarnya Surat Edaran Bupati No 2 tahun 2021, tentang larangan melaksanakan kegiatan keramaian dalam rangka mengendalian penyebaran covid-19 di Natuna.
PANTAI PIWANG - Bupati Natuna Wan Siswandi bersama Wabup Rodhial Huda turun ke lapangan melihat langsung pelaksanaan dan penerapan surat edaran di Kawasan Pantai Piwang, pada Sabtu (29/5/2021) malam. Ini ddiberlakukan setelah keluarnya Surat Edaran Bupati No 2 tahun 2021, tentang larangan melaksanakan kegiatan keramaian dalam rangka mengendalian penyebaran covid-19 di Natuna. (TribunBatam.id/Istimewa)

Pihaknya pun hingga kini masih terus melakukan pengawasan dan tracking terhadap pencari suaka lainnya yang kontak erat dengan pasien yang positif Covid-19.

"Sampai saat ini kita masih terus melakukan tracking di sana," ungkap Gama.

Dia menambahkan, sejumlah pencari suaka yang terpapar Covid-19 mengalami sejumlah gejala semisal demam, batuk dan pilek.

"Kini seluruhnya sudah menjalani isolasi mandiri di penampungan," terang Gama.

Baca juga: KASUS Terus Bertambah, 5 Dokter Paru Harus Tangani 1.233 Pasien Covid-19 di Batam

ISOLASI MANDIRI - Suasana saat Kapolres Bintan AKBP Bambang Sugihartono bersama rombongan saat menyambangi dan mengobrol dengan pasien Covid-19 yang tengah menjalani isolasi mandiri di rumah, Jumat (28/5/2021)
ISOLASI MANDIRI - Suasana saat Kapolres Bintan AKBP Bambang Sugihartono bersama rombongan saat menyambangi dan mengobrol dengan pasien Covid-19 yang tengah menjalani isolasi mandiri di rumah, Jumat (28/5/2021) (tribunbatam.id/Alfandi Simamora)

Dia juga menyebut, selain pencari suaka, sejumlah warga di Kecamatan Bintan Timur, Gunung Kijang, Toapaya dan Bintan Utara juga sudah terpapar.

"Dengan adanya penambahan jumlah itu, kini kasus Covid-19 di Bintan sudah mencapai 1.494 kasus di Bintan," ungkap Gama.

Kepala Dinkes Kabupaten Bintan itu kemudian mengimbau masyarakat agar selalu menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

"Caranya adalah menggunakan masker, menjaga jarak dan sering mencuci tangan," tegas Gama. (TRIBUNBATAM.id/Thomm Limahekin)

Berita terkait Covid-19

Berita terkait Klaster Pencari Suaka

Berita terkait Kabupaten Bintan

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved