Breaking News:

Aipda Roni Syahputra Terancam Hukuman Mati, Jaksa Beberkan Dosa Oknum Polisi Perkosa dan Bunuh 2 ABG

Detik-detik Aipda Roni Syahputra memperkosa dan menghabisi nyawa dua perempuan ABG tertuang jelas dalam dakwaan jaksa Penuntut Umum (JPU) di PN Medan

Editor: Irfan Azmi Silalahi
Tribun Batam / ist
Kolase Aipda Roni Syahputra yang bertugas di Polres Pelabuhan Belawan, Polda Sumatera Utara. Ia menjadi terdakwa pembunuhan dua ABG di Medan dan terancam hukuman mati 

TRIBUNBATAM.id - Detik-detik Aipda Roni Syahputra menghabisi nyawa dua perempua ABG tertuang jelas dalam dakwaan jaksa Penuntut Umum (JPU).

Oknum anggota Polri yang bertugas di Polres Pelabuhan Belawan, Medan itu kini dihadapkan dengan sanksi penjara seumur hidup, hukuman mati atau penjara paling lama 20 tahun penjara.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) berpendapat, tindakan sadis tersangka masuk kategori kejahatan yang sudah direncanakan.

Pada persidangan di Pengadilan Negeri Medan pada Senin (21/6/2021), terungkap bahwa pria 45 tahun itu merudapaksa dan menghabisi dua gadis ABG, masing-masing berinisial RP (21) dan AC (13).

Kasus ini terungkap ketika mayat para korban ditemukan pada Senin (22/2/2021) pagi di tempat berbeda.

Aipda Roni mengaku menghabisi RP dan AC pada 21 Februari 2021 sekira pukul 09.00 WIB.

Polisi bernama Aipda Roni Syahputra bertugas di Polres Pelabuhan Belawan Polda Sumatera Utara. Aipda Roni Syahputra tersangka pembunuhan dua gadis muda bernama Riska Fitria atau RF (21) dan Aprilia Cinta alias Sinta warga Desa Bagan Deli, Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan, Sumut.
Polisi bernama Aipda Roni Syahputra bertugas di Polres Pelabuhan Belawan Polda Sumatera Utara. Aipda Roni Syahputra tersangka pembunuhan dua gadis muda bernama Riska Fitria atau RF (21) dan Aprilia Cinta alias Sinta warga Desa Bagan Deli, Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan, Sumut. (Tribun Batam / ist)

Insiden pembunuhan terjadi di rumahnya yang terletak di Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan.

Mengutip dakwaan jaksa, pembunuhan yang dilakukan Aipda Roni ini, berawal dari pertemuan dengan kedua korban pada Sabtu, 13 Februari 2021 sekira 16.20 WIB.

Saat itu, korban RP dan AC datang ke Polres Pelabuhan Belawan menanyakan barang titipan tahanan kepada terdakwa Aipda Roni, yang ketika itu sedang melaksanakan tugas piket jaga tahanan.

Baca juga: Oknum Polisi Berpangkat Briptu SR Terlibat Masalah Berat, Kini Bernasib Memilukan

Kehadiran RP itu rupanya sudah memikat Aipda Roni yang diketahui sudah memiliki istri dan anak.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved