Breaking News:

IDUL ADHA

Aturan Shalat Idul Adha 1442 Hijriah di Anambas dan Lingga, Jumlah Jemaah Dibatasi

Pemkab Anambas dan Pemkab Lingga membolehkan umat Muslim melaksanakan shalat Idul Adha pada 1442 Hijriah atau 2021 masehi. Berikut aturannya

Penulis: Rahma Tika | Editor: Dewi Haryati
TRIBUNBATAM.id/ARGIANTO DA NUGROHO
Aturan Shalat Idul Adha 1442 Hijriah di Anambas dan Lingga, Jumlah Jemaah Dibatasi. Foto umat muslim melaksanakan salat Idul Adha 1441 H di Dataran Engku Putri, Batam, Jumat (31/7/2020) 

ANAMBAS, TRIBUNBATAM.id - Pemerintah Kabupaten Anambas membolehkan umat Muslim melaksanakan salat Idul Adha 1442 Hijriah atau tahun 2021 di tengah pandemi covid-19.

Hanya saja, tetap ada pembatasan jumlah jemaah. Kebijakan ini tertuang dalam surat edaran Bupati Anambas Nomor 43/Kdh.KKA.680/07.2021 tentang penyelenggaraan malam takbiran, sholat Idul Adha, dan pelaksanaan kurban di Kepulauan Anambas.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Anambas, Erizal Abdullah mengatakan, berdasarkan hasil rapat, pelaksanaan sholat Idul Adha membolehkan jumlah jemaah di dalamnya sebanyak 80 persen saja.

Sementara itu untuk pelaksanaan takbir dapat dilakukan di masjid/musholla dengan pembatasan 25 persen dari kapasitas maksimal masjid/musholla, dan hanya diikuti oleh warga setempat.

"Wilayah yang tidak memiliki lapangan terbuka untuk melaksanakan sholat, bisa di masjid tapi hanya diperbolehkan 80 persen saja, tapi bagi wilayah yang ada lapangan bisa melakukan di lapangan terbuka," ucap Kankemenag Kepulauan Anambas, Erizal, pada Rabu (14/7/2021).

Baca juga: Ada PPKM Darurat, Ini Aturan Soal Salat Idul Adha dan Kurban di Kepri

Baca juga: Bacaan Niat Sholat Idul Adha untuk Imam dan Makmum saat PPKM Darurat

Bupati Kepulauan Anambas, Abdul Haris selaku Ketua Satgas Covid-19, juga sudah mengimbau kepada para pengurus masjid / musholla untuk menyediakan hand sanitizer, pengukur suhu tubuh, dan sarana mencuci tangan menggunakan sabun dengan air mengalir.

"Harus ada petugas yang mengumumkan, menerapkan, dan mengawasi pelaksanaan protokol kesehatan saat Idul Adha nanti," ujar Haris.

Saat pelaksanaan sholat, pengaturan jarak antara jemaah perlu diperhatikan yakni berjarak satu meter dengan memberikan tanda khusus.

Haris menegaskan jangan sampai ada kerumunan sebelum dan setelah pelaksanaan sholat Idul Adha.

Sedangkan untuk penyampaian khutbah saat Idul Adha juga dibatasi, hanya berdurasi 15 menit saja dan khatib mengingatkan jemaah untuk selalu menjaga kesehatan dan mematuhi protokol kesehatan.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved