Breaking News:

CORONA KEPRI

Reaksi Warga Soal Wacana PPKM Darurat Tanjungpinang Diperpanjang

Warga khususnya yang bekerja sebagai tukang ojek, tukang parkir di Tanjungpinang berharap PPKM Darurat di Tanjungpinang tak diperpanjang.

Penulis: Novenri Halomoan Simanjuntak | Editor: Dewi Haryati
TribunBatam.id/Istimewa
Reaksi Warga Soal Wacana PPKM Darurat Tanjungpinang Diperpanjang. Foto PPKM DARURAT TANJUNGPINANG - Kapolres Tanjungpinang, AKBP Fernando mendampingi Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Harry Goldenhardt meninjau penyekatan PPKM Darurat di perbatasan Tanjungpinang-Bintan di Kilometer 16, Sabtu (17/7) kemarin. 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat sudah berlangsung selama tujuh hari di Kota Tanjungpinang.

Sebagaimana tertuang dalam Surat Edaran (SE) Wali Kota Nomor 443.1/980/6.1.01/2021 tentang PPKM Darurat Covid-19 di Kota Tanjungpinang, aturan ini mulai berlaku sejak 12 Juli hingga 20 Juli 2021.

Namun kini kembali muncul wacana pemerintah untuk memperpanjang pelaksanaan PPKM Darurat, apabila jumlah kasus aktif positif Covid-19 terus meningkat.

Merespons hal itu, sejumlah warga pun berharap agar wacana itu tidak lagi diperpanjang. Mengingat sulitnya kondisi kehidupan saat ini yang dikatakan jauh dari kata ideal.

Hermanto contohnya. Pria yang kesehariannya berprofesi sebagai tukang ojek ini mengaku kesulitan mencukupi kebutuhan harian keluarganya sepanjang PPKM Darurat berlaku.

Baca juga: PPKM Mikro Natuna, Pemkab Salurkan Bantuan bagi Pedagang Pantai Piwang

Baca juga: Kasus Baru Covid-19 Terbanyak saat PPKM Darurat Muncul di Batam dan Tanjungpinang

"Saya rasa masyarakat saat ini memang sudah banyak yang menjerit karena aktivitas terbatas apalagi untuk cari makan. Seperti saya sendiri ngojek nyari Rp 50 ribu saja saat ini sulitnya minta ampun," katanya, Senin (19/7/2021).

Ia pun seolah pasrah. Baginya kesabaran masyarakat saat ini sedang diuji. Menurutnya mungkin pemerintah jauh lebih mengetahui persoalan penanganan Covid-19 dibanding masyarakat awam pada umumnya.

"Kalau Covid ini sudah kesebar agak luas, ya kita setuju saja dilakukan perpanjangan PPKM Darurat, tapi kalau memang dikatakan tidak, ya lebih baik disetop sajalah semoga tidak diperpanjang lagi," sebutnya.

Ia berharap Pemerintah Kota Tanjungpinang dapat mempercepat penanganan Covid-19 agar aktivitas dan ruang gerak masyatakat dapat kembali normal terutama dalam mencari rezeki.

"Harapan saya mudah-mudahan terlepas dari Covid inilah. Aktivitas dan rezeki kembali seperti semula meski diuji kita harus tetap bersabar dan bersyukur kepada yang maha kuasa," harapnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved