Breaking News:

Pengusaha Tanjungpinang Juliet Asril Lawan Kejati Kepri, Praperadilan Kasus Dugaan Korupsi

Pengacara Juliet Asril menilai, penetapan status tersangka kliennya atas kasus dugaan korupsi dinilai kedaluarsa.

Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Istimewa/situs PN Tanjungpinang
Data mengenai sidang praperadilan pengusaha Tanjungpinang Direktur PT Lengkuas Indah Jaya Juliet Asril di PN Tanjungpinang. 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Seorang pengusaha di Tanjungpinang, Juliet Asril mengajukan gugatan praperadilan ke Pengadilan Negeri atau PN Tanjungpinang.

Direktur PT Lengkuas Indah Jaya ini diketahui berstatus tersangka atas kasus dugaan tindak pidana korupsi oleh penyidik Kejati Kepri.

Ini terkait tukar guling lahan kantor berita milik pemerintah di Gudang Minyak, Kota Tanjungpinang seluas 16.340 meter persegi pada tahun 2002.

Penetapan tersangka ini dipertegas dengan surat nomor PRINT 212/L.10/Fd.1/07/2021 tanggal 26 Juli 2021.

Dugaan tindak pidana korupsi lahan ini sebelumnya menjadi salah satu capaian kinerja bidang pidana khusus selama semester I tahun 2021.

Kajati Kepri Hari Setiyono merinci capaian kinerja itu di halaman belakang kantor Kejati Kepri, Rabu (21/7).

Tidak hanya dugaan korupsi lahan milik kantor berita pemerintah di Tanjungpinang.

Pihaknya juga menyampaikan kinerja pidana khusus lainnya mulai dari dugaan korupsi dana tunjangan perumahan bagi pimpinan dan anggota DPRD Natuna tahun 2011 sampai 2015.

Dugaan korupsi di BUMD Tanjungpinang oleh pidsus Kejari Tanjungpinang.

Termasuk dugaan Korupsi BPHTB di Tanjungpinang.

Halaman
123
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved