Breaking News:

TANJUNGPINANG TERKINI

Pengusaha Tanjungpinang Juliet Asril 'Menang' Praperadilan atas Kejati Kepri

Hakim tunggal PN Tanjungpinang Tofan Husma Pattimura mengabulkan permohonan praperadilan pengusaha Tanjungpinang Juliet Asril, Kamis (26/8)

Penulis: Endra Kaputra | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/Endra Kaputra
Pengusaha Tanjungpinang Juliet Asril 'Menang' Praperadilan atas Kejati Kepri.. Foto suasana saat sidang putusan praperadilan dengan tersangka Juliet Asril sebagai pemohon dikabulkan Hakim, Kamis (26/8/2021) 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Hakim tunggal pada Pengadilan Negeri Tanjungpinang, Tofan Husma Pattimura dibantu Panitera Pengganti Muhiyar mengabulkan permohonan praperadilan Juliet Asril.

Itu terkait sah tidaknya penetapan tersangka dalam kasus dugaan korupsi Ruislag atau tukar guling lahan RRI.

Juliet Asril merupakan seorang pengusaha di Tanjungpinang yang juga Direktur PT Lengkuas Indah Jaya.

Lewat kuasa hukumnya Edward Banner Puba, sebelumnya Juliet Asril mengajukan gugatan praperadilan dengan nomor perkara 3/Pid/Pra/2021/PN Tpg dengan tanggal register 4 Agustus 2021.

Dalam gugatan itu, Juliet Asril mempertanyakan sah atau tidaknya penetapan dirinya sebagai tersangka kasus dugaan korupsi oleh penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepri.

Baca juga: Tersangka Korupsi Dana Desa Tarempa Barat Daya Anambas Segera Disidang

Ini terkait tukar guling lahan kantor berita milik pemerintah di Gudang Minyak, Kota Tanjungpinang seluas 16.340 meter persegi pada tahun 2002.

Penetapan tersangka ini dipertegas dengan surat nomor PRINT 212/L.10/Fd.1/07/2021 tanggal 26 Juli 2021.

Dugaan tindak pidana korupsi lahan ini sebelumnya menjadi salah satu capaian kinerja bidang pidana khusus Kejati Kepri selama semester I tahun 2021.

Sementara itu kuasa hukum Juliet Asril menilai, perkara tersebut sudah daluwarsa dalam pidana.

Sebab penanganan perkara menurut mereka baru dimulai pada 9 Desember 2020.

Pihaknya juga meminta kepada majelis hakim PN Tanjungpinang untuk menyatakan Surat Perintah Penyidikan Termohon/Kejati Kepri Kepri Nomor :Print -212/L.10/Fd.1/07/2021 tanggal 26 Juli 2021 adalah tidak sah dan tidak berdasarkan atas hukum karena daluwarsa dan tidak dapat dilanjutkan ke tahap penuntutan.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved