Breaking News:

LPG 3 Kg Tak Sembarangan Dijual, Ini Cara Dapatkan Kartu Sembako untuk Syarat Beli Gas Tahun Depan

Tahun depan pemerintah berencana membatasi pembelian gas elpiji 3 kilogram dan yang berhak mendapatkan LPG 3 kilogram adalah pemilik kartu sembako

ISTIMEWA
LPG 3 Kg Tak Sembarangan Dijual, Ini Cara Dapatkan Kartu Sembako untuk Syarat Beli Gas Tahun Depan. Warga antre membeli gas LPG 3 Kg di SPBU Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara, Jumat (9/10/2020) 

TRIBUNBATAM.id - Tahun depan pemerintah berencana membatasi pembelian gas elpiji 3 kilogram.

Mereka yang berhak mendapatkan/membeli LPG 3 kilogram adalah untuk pemilik kartu sembako.

Jika benar-benar diterapkan, pemberian Elpiji subsidi 3 kilogram berbasis pada Nomor Induk Kependudukan (NIK), yang ada dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kemensos.

Hal ini dalam rangka reformasi energi dari berbasis komoditas menjadi berbasis orang, yang sedang disusun pemerintah untuk program tahun 2022.

Sebelum pandemi Covid-19, pemerintah diketahui mempunyai empat program perlindungan sosial dengan penerimaan rata-rata sebesar Rp 250.000 per bulan per keluarga.

Saat pandemi, pemerintah mempunyai 14 program perlindungan sosial dengan penerimaan rata-rata Rp 485.000 per bulan.

Baca juga: Beli Gas LPG 3 Kg di Tanjungpinang Dijatah, Pakai Kartu Kendali, Ini Ketentuannya

Baca juga: Permintaan Gas LPG 3 Kilo di Bintan Timur Meningkat, Dinas Koperasi Gelar Operasi Pasar

Namun, basis penerima masing-masing program yang berbeda membuat penyaluran program perlindungan sosial dinilai tidak efektif.

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan sudah menyiapkan anggaran subsidi Rp 134 triliun untuk menjalankan perubahan itu.

Pertamina Siagakan Ribuan Gas Elpiji 3 Kg di Bintan, Cegah Kelangkan saat Ramadhan. Foto pengawasan stok gas LPG 3 Kg di SPBU Tanjunguban, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepri.
Pertamina Siagakan Ribuan Gas Elpiji 3 Kg di Bintan, Cegah Kelangkan saat Ramadhan. Foto pengawasan stok gas LPG 3 Kg di SPBU Tanjunguban, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepri. (TribunBatam.id/Istimewa)

"Hal itu dilakukan untuk memastikan subsidi diberikan kepada golongan masyarakat yang perlu dilindungi, yaitu masyarakat miskin dan rentan," kata Sri Mulyani dalam Rapat Paripurna DPR RI, dikutip dari Kompas.com, Selasa (24/8/2021).

Cara mendapatkan kartu sembako

Mengutip laman Kementerian Sosial (Kemensos), untuk mendapatkan kartu sembako, calon penerima sebelumnya harus terdaftar dulu sebagai bagian dari Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Pendataan KPM diusulkan melalui pemerintah daerah dan ditetapkan Menteri Sosial (Mensos).

Nantinya pemerintah daerah akan melakukan pendataan nama dan alamat dari 40 persen penduduk termiskin di wilayahnya.

Dikutip dari KompasTV, penerima Kartu Sembako atau BPNT terdiri dari KPM PKH dan KPM non PKH.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved