Breaking News:

CORONA KEPRI

Nasib PPKM Level 3 Kepri, Mendagri Minta Pemda Pelototi Data Terbaru Covid-19

PPKM Level 3 di Kepri berakhir hari ini, Senin (6/9/2021) setelah sebelumnya diperpanjang sejak akhir Agustus 2021.

ISTIMEWA
PPKM Level 3 di Kepri berakhir hari ini, Senin (6/9/2021) sesuai instruksi Pemerintah Pusat. Foto kondisi pusat perbelanjaan atau mal di Kota Batam mulai beroperasi kembali dengan adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 di Kota Batam. 

"Termasuk lamanya terjadinya penurunan kasus covid-19," ungkapnya kepada TribunBatam.id.

Baca juga: JUMLAH Pasien Covid RSKI Galang Batam Pulangkan 29 Orang, Total Rawat 358

Baca juga: Kasus Positif Covid-19 Karimun Melandai, Bupati Aunur Rafiq Kejar PPKM Level 2

Sejumlah warga protes dengan pengalihan jalan di Kelurahan Melayu Kota Piring, Kecamatan Tanjungpinang Timur, Kota Tanjungpinang, Kepri, Kamis (12/8/2021).
Sejumlah warga protes dengan pengalihan jalan di Kelurahan Melayu Kota Piring, Kecamatan Tanjungpinang Timur, Kota Tanjungpinang, Kepri, Kamis (12/8/2021). (TribunBatam.id/Endra Kaputra)

Ia menyebutkan, pada saat ini, Kepri berhasil menurunkan indikator-indikator tersebut, tapi ada beberapa indikator yang masih tinggi.

Seperti angka kematian. selanjutnya zonasi risiko penyebaran covid-19 di Kepri yang seluruhnya masih berada pada zona oranye.

"Jika level 2 tentu harus diimbangi zonasi kuning," jelasnya.

Mantan Kadinkes Kepri ini terus mengimbau kepada warga Kepri untuk terus taat pada protokol kesehatan.

Menurutnya tingkat kepatuhan warga dalam menerapkan protokol kesehatan meningkat pesat.

"Saya melihatnya warga taat sekali dalam menerapkan protokol kesehatan.

Hanya beberapa orang saja yang tak gunakan masker.

Mudah-mudahan yang belum taat, bisa ikuti warga yang taat tersebut. Jaga diri kita, lingkungan sekitar ikut terjaga," imbaunya.

Baca juga: Bazar Digelar saat Batam PPKM Level 3, Kadisbudpar Pastikan Protokol Kesehatan Ketat

Baca juga: PPKM 31 Agustus-6 September 2021, Syarat Terbaru Penumpang Pesawat Terbang dan Kapal Laut

Wali Kota Tanjungpinang Rahma saat meninjau salah satu lokasi usaha, Selasa (10/8/2021).
Wali Kota Tanjungpinang Rahma saat meninjau salah satu lokasi usaha, Selasa (10/8/2021). (TribunBatam.id/Istimewa)

PERMINTAAN Mendagri ke Pemda

Sementara Menteri Dalam Negeri/ Mendagri Tito Karnavian mengingatkan pemerintah daerah (pemda) untuk terus memperbaiki dan memperbaharui input data COVID-19.

Kemendagri menemukan adanya lonjakan kasus penularan COVID-19 di sejumlah daerah akibat terinputnya data-data lama.

“Mohon betul-betul dipelototi data, karena data yang kita temukan di beberapa daerah, data kasus positif atau data yang konfirmasi ternyata banyak yang di-upload (diunggah) data-data yang sudah lama,” ujar Mendagri, dikutip dari laman resmi Kemendagri seperti dikutip dari laman setkab.go.id, Sabtu (4/9).

Tito Karnavian mengungkapkan adanya temuan di salah satu daerah yang memiliki angka kematian atau fatality rate yang melonjak tajam.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved