Breaking News:

Cara Mendaftar Peserta BPJS Ketenagakerjaan bagi Pekerja Informal, Begini Syaratnya

Pekerja informal atau pekerja mandiri bisa menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan dengan memenuhi persyaratan tertentu. Simak cara mendaftarnya.

TRIBUNBATAM.id
Suasana antrean peserta BPJS Ketenagakerjaan di Kantor BPJS Ketenagakerjaan Batam Sekupang. Foto Ilustrasi). 

TRIBUNBATAM.id - Peserta BPJS Ketenagakerjaan tidak harus berasal dari pekerja penerima upah atau gaji.

Pekerja informal atau pekerja mandiri juga bisa menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, tentu saja dengan memenuhi persyaratan tertentu.

Banyak manfaat yang bisa diperoleh menjadi peserta, di antaranya perlindungan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) yang manfaatnya berupa pengobatan tanpa batas biaya, Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT) dan lainnya. 

Sayangnya, peserta BPJS Ketenagakerjaan saat ini masih didominasi oleh pekerja formal atau pekerja penerima upah. 

Padahal pekerja informal (pekerja mandiri) lebih banyak dari pekerja formal

"Apalagi di masa pandemi ini, pekerja informal naik cukup signifikan. Jadi data Februari 2021, pekerja informal kita jumlahnya itu 59 persen, hampir 60 persen itu pekerja bukan penerima upah, sementara yang penerima upah 40an persen," ucap Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah dikutip Senin (13./9/2021).

Ia pun mengajak pekerja informal untuk mendaftarkan diri menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan agar mendapatkan jaminan perlindungan sosial.

Baca juga: CEK Saldo JHT BPJS Ketenagakerjaan dengan 4 Cara Ini

Baca juga: Cara Cek Saldo JHT BPJS Ketenagakerjaan, Bisa Pilih 4 Kanal Ini

Dengan membayar iuran program mulai Rp 16.800 per bulan pekerja akan mendapatkan perlindungan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) yang manfaatnya berupa pengobatan tanpa batas biaya, serta Jaminan Kematian (JKM) yang manfaatnya akan diterima ahli waris jika peserta meninggal dunia berupa santunan uang tunai.

"Jadi kalau ada yang meninggal maka pendidikan anaknya ditanggung sampai perguruan tinggi. Kemudian yang di-cover tidak hanya satu anak, tapi dua anak. Itu salah satu cara kita melahirkan generasi-generasi baru yang masa depannya sudah kita pikirkan," ucapnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved