Breaking News:

KARIMUN TERKINI

Nelayan Karimun Tolak PP 85 Tahun 2021, Nelayan Kecil Dipaksa Kerja Ekstra?

Anggota DPRD Karimun Fraksi PKB menilai, ada unsur pemaksaan yang dilakukan Negara terhadap nelayan kecil dalam PP 85 Tahun 2021 ini.

Penulis: Yeni Hartati | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Yeni Hartati
Ketua Fraksi PKB DPRD Kabupaten Karimun, Nyimas Novi Ujiani bersama perwakilan nelayan di Karimun, Senin (4/10/2021). Mereka menolak PP Nomor 85 Tahun 2021 yang dinilai memberatkan nelayan kecil. 

Menurutnya masalah ini harus secepatnya di dudukkan bersama, akan dihearingkan di DPRD.

Persoalan penetapan harga patokan ikan berdasarkan Keputusan Menteri (Kepmen) Kelautan dan Perikanan nomor 85 tahun 2021.

Baca juga: HEBOH Kapal Perang Cina Masuk Laut Natuna Utara, Nelayan Sempat Cemas Melaut

Baca juga: Alasan China Berulah di Natuna! 6 Kapal Perang Xi Jinping Bikin Takut Nelayan

"Untuk perhitungan pungutan hasil perikanan dan produktivitas penangkapan ikan, tidak memiliki dasar yang komprehensif karena melupakan dasar pembuatan kebijakan.

Dengan tidak melibatkan organisasi kemasyarakatan terkait," sebutnya.

JADI Sorotan DPR RI Dapil Kepri

Ancaman aksi mogok cari ikan yang akan dilakukan oleh pengusaha kapal ikan yang ada di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) sebelumnya mendapat sorotan dari Anggota DPR RI Dapil Kepri, Cen Sui Lan.

Diketahui, aksi ini dilakukan pengusaha kapal ikan lantaran menolak Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 85 Tahun 2021 Tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Aturan ini, menghasilkan sebuah Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Nomor 86 dan 87 Tahun 2021 yang dinilai sangat merugikan masyarakat, pelaku dan pekerja bidang kelautan dan perikanan.

Cen Sui Lan menilai, aturan tersebut sangat memberatkan nelayan dan pengusaha kapal ikan.

Menurutnya, aturan itu seharusnya dibuat untuk meringankan beban masyarakat, bukan malah kebalikannya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved