Breaking News:

ASN Imigrasi Tanjungpinang Dituntut 3 Tahun Penjara Karena Narkoba

Dalam sidang tuntutan yang digelar Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang Selasa (12/10), oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) Imigrasi Tanjungpinang ini d

Editor: Eko Setiawan
TribunBatam.id/Endra Kaputra
Sidang tuntutan oknum ASN Imigrasi Tanjungpinang yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang Selasa (12/10) kemarin. JPU Kejari Tanjungpinang menuntutnya 3 tahun penjara. 

"Jadi saya sampaikan, jangan coba-coba untuk menggunakan. Lihat dan saksikan sendiri, tak ada manfaatnya.

Kasihan keluarga kita," imbaunya menyampaikan nasihat.

OKNUM ASN Imigrasi Tanjungpinang Diciduk Gegara Ganja

Sebelumnya diberitakan, oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) Kantor Imigrasi Kelas I Tanjungpinang berurusan dengan Tim Drugs Hunter Satresnarkoba Polres Tanjungpinang.

Baca juga: Ungkap Kasus Narkoba Polres Tanjung Pinang, Seorang Warga Kena Wajib Lapor

Baca juga: Satresnarkoba Polresta Barelang Batam Musnahkan 107,444 Kg Sabu

Pria berinisial M itu dibekuk setelah laci kamar di rumahnya yang berlokasi di Kelurahan Tanjung Ayun Sakti terdapat narkotika jenis ganja seberat 0,63 gram.

Kasatresnarkoba Polres Tanjungpinang, AKP Ronny Burungudju membenarkan penangkapan tersebut.

Ia ditangkap pada Jumat (9/4/2021).

Kejadian bermula pada hari Jumat, 09 April 2021 sekira pukul 00.30 WIB, Tim Drugs Hunter Sat Resnarkoba Polres Tanjungpinang mendapatkan informasi dari masyarakat tentang adanya seorang laki-laki memiliki, menyimpan dan menguasai paket diduga narkotika golongan I dalam bentuk tanaman (ganja).

Selanjutnya sekira jam 01.00 WIB, petugas tiba di rumah orang yang dicurigai tersebut dan melihat laki-laki sesuai dengan informasi berada di teras rumahnya.

Saat diamankan laki-laki tersebut mengaku bernama (M). Kemudian, bersama saksi RT setempat dilakukan penggeledahan dan ditemukan dari laci lemari yang berada di ruang tamu terdapat 1 (satu) paket diduga Narkotika Golongan I dalam bentuk tanaman jenis ganja dengan berat bruto 0,63 gram.

Barang haram itu dibungkus dengan plastik bening dan 2 (dua) pack kertas papir merk Toreador.

"Hasil tes urine terhadap pelaku terbukti Positif narkoba dan tersangka mengakui bahwa dia adalah pengguna narkoba jenis ganja," sebutnya, Kamis (15/4/2021).

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved