Rabu, 27 Mei 2026

LINGGA TERKINI

Cuaca Ekstrem Rusak Rumah Warga, M Syahrani Bersyukur Sempat Menghindar

Pohon durian tumbang akibat cuaca ekstrem merusak rumah warga hingga merugi puluhan juta Rupiah.

Tayang:
Penulis: Febriyuanda | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Istimewa
Rumah warga di Kelurahan Raya, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri tertimpa pohon saat hujan dan angin kencang, Rabu (13/10/2021) pagi. 

LINGGA, TRIBUNBATAM.id - Keluarga M Syahrani ucap syukur karena terhindar dari musibah.

Rumah mereka di Bukit Keliling, Kelurahan Raya, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri rusak berat setelah tertimpa pohon, Rabu (13/10/2021) sekira pukul 9 pagi.

Pohon durian di belakang rumahnya yang tumbang itu menurutnya terjadi saat hujan disertai angin kencang.

“Untung saat kejadian kami sekeluarga bisa menghindar, kalau tidak saya sudah ikut tertimpa pohon ini,” ucap pria 53 tahun itu.

Syahrani pun mengungkapkan, akibat kejadian itu ia mengalami kerugian materil yang ditaksir hingga puluhan juta Rupiah.

Baca juga: Waspada Cuaca Ekstrem di Kepri Dampak 2 Siklon Tropis

Baca juga: Cuaca Hari Ini Tanjung Pinang - Bintan, Termasuk Cuaca Besok Pulau Bintan dari BMKG

Meski demikian, ia mengaku tak ada korban jiwa dari peristiwa ini.

Masyarakat setempat secara gotong royong membersihkan batang durian yang menimpa rumahnya itu.

Untuk sementara keluarga korban terpaksa mengungsi di rumah tetangga kerabat terdekat.

“Kami berharap dari pihak Kelurahan Raya, dan Kecamatan Singkep Barat segera memberikan solusi atau bantuan atas musibah yang kami terima ini.

Karena untuk sementara terpaksa kami mengungsi di rumah keluarga terdekat,” tuturnya.

Lurah Raya, Khairil yang ditemui di ruang kerjanya membenarkan musibah yang dialami warganya itu.

“Alhamdulillah tadi saya sudah berkordinasi dengan pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), mendapat respon baik, dan kami bersama-sama datang langsung ke lokasi kejadian,” jelas Khairil.

Sementara Camat Singkep Barat, Febrizal Taufik mengatakan, memang kejadian tersebut pada saat hujan lebat di wilayah Kecamatan Singkep Barat.

Febrizal mengharapkan kepada warga agar berhati-hati dan lebih waspada lagi. Sebab saat ini sedang memasuki bulan yang curah hujannya cukup tinggi.

Baca juga: Bupati Lingga Datangi Kantor BWS Sumatra IV di Batam Bahas Pembangunan Irigasi

Baca juga: Cuaca Besok di Lingga, BMKG Kelas III Dabo Singkep: Waspada Hujan Lebat

“Diharapkan masyarakat lebih berhati-hati dan waspada lagi," imbaunya.

Seusai kejadian dan melakukan gotong royong, Kapolsek Singkep Barat pun memberikan bantuan berupa sembako kepada pemilik rumah.

WASPADA Cuaca Ekstrem di Kepri

Wilayah Provinsi Kepri sebelumnya diprediksi terdampak dua siklon tropis.

Siklon yang terpantau Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) di belahan bumi utara Indonesia ini bernama siklon tropis Lionrock dan siklon tropis Kompasu.

Dampak dari siklon ini, berpeluang terjadinya hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.

Tidak hanya itu, ketinggian gelombang laut berpotensi terjadi akibat dampak dua siklon tropis ini.

Selain Kepri, dampak dua siklon tropis juga berpeluang terjadi pada 24 daerah di Indonesia.

BMKG mencatat, siklon tropis Lionrock tumbuh sejak 8 Oktober 2021, berada di Laut Cina Selatan sebelah selatan Cina.

Tepatnya di 18.0 LU, 110.9 BT dengan kecepatan angin maksimum mencapai 35 knots (65 km/jam) dan tekanan udara minimum di pusatnya mencapai 994 hPa.

Sedangkan siklon tropis Kompasu, terbentuk di sekitar wilayah Samudra Pasifik Barat sebelah timur Filipina.

Tepatnya di 13.8 LU, 131.5 BT dengan kecepatan angin maksimum di sekitar sistemnya mencapai 35 knots (65 km/jam) dan tekanan udara di pusatnya mencapai 998 hPa.

"Siklon tropis Lionrock bergerak perlahan ke arah utara menjauhi wilayah Indonesia dan diprakirakan intensitasnya akan meningkat dalam 24 jam kedepan," ujar Fachri melalui keterangan tertulis kepada Kompas.com, Sabtu (9/10/2021).

Adapun siklon tropis Kompasu bergerak ke arah timur menjauhi wilayah Indonesia, dengan perkiraan intensitasnya juga akan meningkat dalam 24 jam ke depan.

Baca juga: Cuaca Hari Ini, BMKG dan BPBD Anambas Prediksi Cuaca Ekstrem Termasuk Cuaca Besok

Baca juga: HARI Ini, Jumat 3 September 2021, Cuaca Batam Diprediksi Cerah Berawan, Tapi Masih Berpeluang Hujan

Dampak siklon tropis Fachri memaparkan, siklon Tropis Lionrock dan siklon tropis Kompasu dalam 24 jam ke depan dapat memberikan dampak tidak langsung terhadap kondisi cuaca di Indonesia.

Dampaknya dapat berupa hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dan gelombang laut yang naik.

Untuk hujan sedang hingga lebat, berpeluang terjadi di wilayah Aceh, Kepulauan Riau, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara.

Sementara, untuk gelombang laut dengan ketinggian 2,5-4 m berpotensi terjadi di Laut Natuna Utara, Laut Natuna, Laut Sulawesi dan Samudra Pasifik utara Halmahera.

Selain dampak tidak langsung dari kedua siklon tropis tersebut, lanjut Fachri, cuaca di wilayah Indonesia juga dipengaruhi oleh kondisi atmosfer yang cukup basah dan tingkat konvektivitas yang tinggi.

Akibat kondisi ini, berpeluang terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, bahkan disertai kilat/petir/angin kencang hingga 15 Oktober mendatang.

Informasi lebih lanjut bisa didapatkan dengan mengakses laman resmi bmkg.go.id, akun media sosial resmi BMKG, aplikasi Info BMKG, call center 196 BMKG, atau mendatangi kantor BMKG terdekat.(TribunBatam.id/Febriyuanda)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita Tentang Lingga

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved