Breaking News:

BATAM TERKINI

Fungsi Akta Kematian, Disdukcapil Batam Terbitkan 393 Lembar Hingga Juni 2021

Disdukcapil Batam mencatat, penerbitan akta kematian cenderung meningkat selama pandemi covid-19 pada tahun ini.

TribunBatam.id/Bereslumbantobing
Warga saat mengurus akta kematian di loket 17 kantor Disdukcapil Batam, Senin (18/10/2021). 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Batam telah menerbitkan 393 lembar akta kematian.

Jumlah ini berdasarkan data mulai Januari hingga Juni 2021.

Kepala Disdukcapil Kota Batam Heryanto mengatakan, penerbitan akta kematian ini berdasarkan permohonan yang diajukan oleh pihak keluarga.

Ia menyebutkan, penerbitan akta kematian ini mengalami peningkatan selama pandemi covid-19.

Heryanto merinci, penerbitan akta kematian tertinggi pada tahun ini berada di Kecamatan Sagulung dengan 70 akta kematian.

Selanjutnya Kecamatan Batam Kota 69 akta kematian dan Kecamatan Batuaji yakni 43 akta kematian.

Baca juga: Cara Mencetak Akta Kelahiran, Akta Kematian, dan KK di Rumah, Bisa Online tak Perlu ke Disdukcapil

Baca juga: Begini Cara Urus Akta Kematian di Disdukcapil Anambas, Siapkan 8 Berkas Ini

Sementara paling rendah di Kecamatan Belakang Padang dan Galang masing-masing tiga akta kematian dan Kecamatan Bulang sebanyak empat akta kematian.

"Sisanya berkisar antara 30 sampai 42 akta kematian," tambah Heryanto.

Dikutip dari laman Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, pemberian akta kematian adalah sebagai bentuk penghargaan dan penghormatan terakhir negara terhadap warganya.

Selain sebagai penghargaan negara kepada warganya, akta kematian berfungsi sebagai bukti hukum atau legalitas bahwa seseorang benar telah meninggal dunia.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved