Breaking News:

ANAMBAS TERKINI

Terkenal Hasil Cumi Unggulan, Desa Ini Terbentur Pemasaran

Produk hasil cumi unggulan desa yang dikelola BUMDes terkendala pemasaran. Saat ini desa ini baru melayani antar Kepri saja.

Penulis: Rahma Tika | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Kontributor Anambas
Proses penjemuran olahan cumi di Desa Air Bini, Kecamatan Siantan Selatan, Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepri, Rabu (20/10/2021). 

ANAMBAS, TRIBUNBATAM.id - Potensi hasil laut Anambas bisa dilihat di Desa Air Bini, Kecamatan Siantan Selatan.

Desa ini dikenal sebagai salah satu daerah penghasil produk aneka cumi.

Mayoritas warganya berprofesi sebagai nelayan bagan penangkap cumi atau kelong apung.

Sayangnya, BumDes yang baru berdiri 10 bulan dengan mengahasilkan produksi 15 ton cumi asin selama 1 tahun tersebut menemui kendala dalam pemasaran.

Ketua BumDes Air Bini, Mazli mengungkapkan, anggaran yang baru digelontorkan untuk BUMDes baru Rp 100 juta.

Meski demikian, pihaknya tetap berupaya memasarkan cumi produksi desanya.

Baca juga: BUMDes di Anambas Bertambah, Kini Hadir di Desa Tarempa Selatan, Namanya Gunung Samak

Baca juga: Gubernur Jateng Ganjar Pranowo Apresiasi BUMDes Bandungharjo, Dana Talangan Pajak Kendaraan

“Kendala kami masalah pemasaran, karena tak sesuai harga beli dengan menjual.

Untuk saat ini cumi kita sementara baru kirim ke Tanjungpinang dan Batam, itu pun baru sekali pengiriman,” ungkapnya.

Lebih lanjut dikatakan Mazli, BUMDes Air Bini mempekerjakan 20 orang untuk memproduksi cumi asin di Desa Air Bini.

Selain menyerap tenaga kerja tempatan, produksi cumi asin di Desa Air Bini juga ikut membantu meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved