Tribun Batam Podcast: Problematika Pendidikan di Kepri

Tribun Batam Podcast edisi Kamis, 11 November 2021 hadir dengan tema "Problematika Pendidikan di Kepri"

Penulis: Novenri Halomoan Simanjuntak | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/istimewa
Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kepri, Hanafi Ekra. 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Tribun Batam Podcast edisi Kamis, 11 November 2021 hadir dengan tema "Problematika Pendidikan di Kepri".

Anggota DPRD Kepri Hanafi Ekra M.Pd.I menjadi narasumber dalam kegiatan ini.

Berikut petikan hasil wawancaranya.

Tribun Batam: TB, Hanafi Ekra: HE

TB : Assalamualaikum Bang Hanafi. Selamat bertemu kembali dan salam sehat.

HE : Walaikum salam dan selamat sore.

TB : Bang kalau boleh tahu dari pemantauan abang sebagai anggota dewan apa sih persoalan urgen tentang pendidikan di Kepri saat ini ?

Baca juga: Banleg DPR RI Kunjungi Kepri, Bareng Gubernur Bahas Pengadilan Tinggi dan Pengadilan Tinggi Agama

Baca juga: Ekonomi Kepri Tumbuh 2,97 Persen di Triwulan III 2021

HE : Sebelumnya kami ucapakan terima kasih untuk Tribun Batam yang memperkenankan kami sore ini untuk berdialog bersama dengan tema yang menarik.

Nah, mengenai problema pendidikan di Kepri tentu tidak hanya dari satu sisi namun juga dari banyak hal. Seperti kita ketahui pendidikan itu ialah upaya melahirkan orang-orang berkualitas atau memanusiakan manusia.

Jadi kalau kita tilik pendidikan ini kan untuk mengantarkan orang menjadi berhasil atau sukses yang akhirnya berdampak pada peradaban.

Yang pertama, ialah standar kompetensi lulus pada sistem pendidikan, kualitas daya saing SDM, sampai pada sarana dan prasarana pendidikan yang mana kita temukan kekurangan ruang kelas. Terutama yang menjadi kewenangan kita itu SMA/SMK dan SLB padahal itu semua sangat diperlukan untuk menunjang kualitas SDM kita ke depan.

Selanjutnya kita juga masih kekurangan guru dan kualitas guru, tetapi selain itu, kita juga menemukan PR baru seperti tidak semua formasi di Kepri diberikan oleh pusat.

Nah, banyak sekali guru-guru yang tidak memiliki formasi. Kita berharap kalau dapat memang P3K ke depan, formasi itu diambil dari keadaan ril guru hari ini.

Ada juga soal keterbatasan sekolah di pulau-pulau dan ini harus ditemukan formulasinya seperti keterbatasan transportasi, hingga penunggakan biaya sekolah di masa pandemi saat ini.

Untuk itu kita berharap adanya perhatian pemerintah agar kiranya diberikan keringanan, sehingga siswa tersebut dapat melanjutkan kegiatan belajarnya.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved