KEPRI TERKINI
Bank Indonesia Ajak Pemerintah Daerah Kepri Gunakan Transaksi Digital
Manajemen Bank Indonesia bertemu dengan perwakilan pemerintah daerah di Kepri. Mereka mendorong penerapan transaksi keuangan secara elektronik.
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Bank Indonesia (BI) mendorong transaksi keuangan secara elektronik di Kepri.
Sebagai bentuk nyata, Bank Indonesia perwakilan Kepri mengajak Pemerintah Daerah (Pemda) untuk merealisasikan hal itu.
Ini bertujuan untuk memperluas Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD).
Baik untuk transaksi pendapatan, belanja, maupun penggunaan sistem keuangan yang terintegrasi dengan sistem perbankan.
Pertemuan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Riau bersama Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) dari seluruh pemerintah daerah di wilayah Provinsi Kepri itu dipertegas lewat High Level Meeting TP2DD di salah satu hotel di Batam, Selasa (16/11/2021).
Baca juga: Bank Indonesia Genjot Sistem Pembayaran Non Tunai, Prediksi Ekonomi Kepri Membaik
Baca juga: Peran Bank Indonesia Termasuk Cara BI Kepri Permudah Akses Informasi
Tema Akselerasi Elektronifikasi Transaksi Pemda untuk Optimalisasi Layanan, Transaparansi dan Tata Kelola pun dipilih untuk mendorong elektronifikasi transaksi keuangan di lingkungan Pemda.
Serta sebagai salah satu upaya meningkatkan tata kelola dan sekaligus mendorong perluasan ekosistem digital di Kepulauan Riau.
Di sisi lain juga mendorong efisiensi dan sinergitas melalui pemanfaatan teknologi, inovasi produk dan saluran distribusi.
"Acara ini diharapkan juga dapat mewujudkan transparansi dalam pengelolaan keuangan dan meningkatkan potensi penerimaan Pemda," ujar Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kepri, Musni Hardi K. Atmadja.
Dalam sambutannya, Musni Hardi K. Atmaja, menyampaikan bahwa Indeks Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (IETPD) di wilayah Kepulauan Riau sangat berpotensi untuk terus diakselerasi dengan meningkatkan edukasi dan sosialisasi.
Ini menurutnya penting guna meningkatkan literasi dan minat masyarakat khususnya dalam penggunaan kanal pembayaran digital.
Hal tersebut mendorong SP2D Online dan integrasi dengan CMS, mendorong kesiapan bank pengelola Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) dan juga perbankan lainnya di Provinsi Kepulauan Riau.
Baca juga: Uang Kertas Rusak Dimakan Rayap Jangan Dibuang, Begini Cara Menukarnya ke Bank Indonesia (BI)
Baca juga: Pedagang Melayu Square Tanjungpinang Keluhkan Penerapan QRIS, Ini Kata BI Kepri
Termasuk meningkatkan Infrastruktur IT.
"Bank Indonesia akan terus bersinergi mendukung digitalisasi daerah, khususnya di Provinsi Kepulauan Riau," tuturnya.
Selain High Level Meeting, pada kesempatan yang sama juga diselenggarakan sharing session terkait strategi dan implementasi roadmap dan timeline ETPD dari masing-masing pemerintah daerah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/pedagang-melayu-square-tanjungpinang-keluhkan-pencairan-qris-1.jpg)