China Punya Jebakan Utang Bikin Inggris Waspada, Indonesia Bagaimana?
Skema jebakan utang China buat Inggris waspada. Kepala intelijen mereka (MI6) memperingatkan bahaya itu. Bagaimana Indonesia?
"Apakah kita sudah masuk dalam jebakan utang, belum. Tetapi risikonya tetap ada. Itu yang perlu diantisipasi," kata Faisal.
Baca juga: Taiwan Andalkan Amerika Serikat Sejak Berkonflik dengan China, Faktanya?
Baca juga: Selebgram China Nasibnya Memilukan, Nekat Akhiri Hidup, Abu Kremasinya Malah Dicuri
Dia mengatakan pembengkakan biaya pada proyek kereta cepat Jakarta-Bandung menjadi salah satu indikasi buruk akan potensi tersebut.
Sebab, pemerintah akhirnya ikut menjamin proyek tersebut melalui penanaman modal sebesar Rp 4 triliun untuk membantu menutupi pembengkakan biaya. Meski pada kesepakatan awalnya pemerintah tidak ikut menjamin proyek itu.
"Potensi seperti itu harus diantisipasi dengan perencanaan yang lebih baik, sehingga tidak ada pembengkakan biaya yang besar, juga konsistensi antara kesepakatan awal dengan realisasinya," ujar Faisal.
Jauh sebelum itu, pada 2019 lalu, Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan meyakini bahwa Indonesia bisa terhindar dari jebakan utang China.
"Ada yang memperingatkan debt trap, itu untuk yang skemanya tidak seperti kita. Kita tidak melakukan perjanjian G to G (antarpemerintah). Skema B to B (antarbadan usaha) itu sangat baik untuk mengurangi risiko jebakan ini," kata Luhut pada 26 April 2019, dikutip dari situs resmi Kemenko Marves.(TribunBatam.id) (Kompas.com/Danur Lambang Pristiandaru) (Kontan.co.id)
Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google
Berita Tentang China
Sumber: Kompas.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/tamtamanku.jpg)