Breaking News:

BINTAN TERKINI

Oknum Lurah dan Notaris di Bintan Jadi Tersangka Kasus Mafia Tanah

Penyidik Polres Bintan menetapkan dua tersangka baru dalam kasus mafia tanah di Tanjung Permai Bintan. Di antaranya oknum lurah dan seorang notaris

Penulis: Alfandi Simamora | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/Alfandi Simamora
Kapolres Bintan, AKBP Tidar bersama Kasatreskrim Polres Bintan, AKP Dwihatmoko merilis kasus mafia tanah baru-baru ini 

BINTAN, TRIBUNBINTAN.com - Jajaran Satreskrim Polres Bintan mengembangkan kasus mafia tanah di Bintan.

Ada dua tersangka baru dalam kasus mafia tanah yang terjadi di Tanjung Permai Kecamatan Seri Koala Lobam ini.

Sebelumnya polisi telah menetapkan tiga orang sebagai tersangka.

Ada pun tersangka baru ini, di antaranya seorang oknum lurah yang berdinas di Tanjung Permai.

Oknum lurah berinisial Sd itu diduga memalsukan surat tanah.

Selain oknum lurah, polisi juga menetapkan seorang tersangka lain yang berprofesi sebagai notaris dengan inisial RA.

Kapolres Bintan AKBP Tidar Wulung Dahono melalui Kasat Reskrim Polres Bintan, AKP Dwihatmoko mengatakan, bahwa penetapan dua orang tersangka ini merupakan pengembangan dari kasus mafia tanah di Tanjung Permai, Kecamatan Seri Kuala Lobam yang belum lama ini diungkap.

"Jadi tersangka bertambah menjadi dua orang yakni lurah dan notaris," tuturnya, Jumat (10/12/2021).

Baca juga: Jaksa Bintan Selidiki Kasus Mafia Tanah di Kecamatan Bintim

Baca juga: Oknum Kades di Bintan Terjerat Kasus Mafia Tanah, Dapat Imbalan Rp 18 Juta, Ini Perannya

Ia melanjutkan, lurah yang ditetapkan sebagai tersangka diduga memalsukan surat dan menandatangani sempadan.

Sementara notaris mendapatkan sporadik tanpa sepengetahuan pemiliknya dengan luas lahan 5.081 meter².

Halaman
1234
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved