Breaking News:

BATAM TERKINI

Polresta Barelang Bongkar Pengiriman PMI Ilegal Tujuan Malaysia, Gandeng Mabes Polri

Polisi mengungkap jika Batam menjadi lokasi penampungan calon PMI ilegal yang akan diberangkatkan ke Malaysia.

TribunBatam.id/Ronnye Lodo Laleng
Tiga tersangka perekrutan Pekerja Migran Indonesia (PMI) saat ungkap kasus di Polresta Barelang, Jumat (14/1/2022). 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Pengiriman Pekerja Migran Indonesia (PMI) tujuan Malaysia secara ilegal masih saja terjadi.

Belum lagi selesai kasus hukum yang kini ditangani polisi terkait insiden puluhan PMI di perairan Malaysia, Rabu (15/12/2021).

Kini kasus baru dengan modus serupa diungkap Polresta Barelang.

Tiga orang berinisial S (47), Hw (52) dan M (44) ditangkap pada sejumlah lokasi berbeda.

Kapolresta Barelang, Kombes Pol Nugroho Tri Nuryanto mengungkap jika kasus ini berawal dari penangkapan tersangka berinisial S di kawasan Bengkong, Sabtu (8/1/2022).

Di sana, ada 11 calon PMI yang direkrut ke beberapa daerah di Indonesia serta ditampung ke rumah tersangka S.

Baca juga: 3 Rusun Batam Penuh Tampung PMI dari Malaysia Singapura, Asrama Haji Jadi Lokasi Karantina

Baca juga: Ribuan PMI Tempati 3 Rusun Batam, Jalani Karantina Pastikan Bersih Covid-19

"Pada umumnya PMI tersebut akan di pekerjaan di Malaysia sebagai asisten rumah tangga," ujarnya saat ungkap kasus di Mapolresta Barelang, Jumat (14/1/2022).

Dari hasil pemeriksaan, penampungan tersangka S tidak memiliki izin resmi.

Kapolresta Barelang bahkan berkomunikasi dengan agen Malaysia yang rencananya akan memfaislitasi calon PMI dari Jakarta, Batam hingga Malaysia.

Dari hasil pengembangan, tersangka bertambah 2 orang dengan penangkapan Hw dan M.

Para pelaku menjanjikan kepada calon PMI bahwa mereka difasilitasi administrasi pemberangkatan, memfasilitasi penampungan calon PMI, hingga proses pemberangkatan ke Malaysia.

"Tersangka Hw bertugas mengirim calon PMI dari Tangerang ke Batam. Sementara tersangka M bertugas untuk merektut calon PMI," ungkapnya.

Nugroho menambahkan, ungkap kasus tersebut juga merupakan kerja sama Satreskrim Polresta Barelang berkordinasi dengan Bareskrim Mabes Polri Jakarta.

Baca juga: Polda Kepri Dalami Dugaan Oknum Polisi di Bintan Terlibat Kasus Kapal PMI Ilegal Tenggelam

Baca juga: 49 PMI Terkonfirmasi Positif Covid-19 Dikirim ke RSKI Galang Batam, Kini Rawat 354 Pasien

"Sebagai bentuk tanggung jawab atas perbuatannya ketiga pelaku dijerat dengan pasal 81 dan atau pasal 83 UU RI no 18 tahun 2017 tentang perlindungan Pekerja Migran Indonesia dengan ancaman pidana 10 tahun Penjara atau denda paling banyak Rp 15 miliar," tutup Nugroho.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved