BERITA CHINA
Tiongkok Diguncang Gempa, Bagian Tembok Besar China Sampai Runtuh
Gempa bumi meruntuhkan bagian Tembok Besar China. Pemerintah Tiongkok sedang memperbaiki bagian yang rusak itu.
TRIBUNBATAM.id - Pemerintah Tiongkok sedang memperbaiki dan merestorasi bagian Tembok Besar China yang runtuh.
Ini setelah gempa dengan magnitudo 6,9 mengguncang salah satu keajaiban dunia itu.
Kejadian pada 8 Januari 2022 tersebut berpusat pada kedalaman 10 kilometer di Provinsi Qinghai.
Gempa mengguncang daerah yang jarang penduduknya tetapi beberapa kota besar merasakan getarannya.
Tidak ada laporan kematian namun sebanyak sembilan orang dikabarkan terluka akibat gempa.
Kepala Badan Gempa Gansu Shi Yucheng mengatakan, daerah permukiman terdekat berjarak 40 kilometer dari pusat gempa.
Selain itu, penduduk setempat terbiasa menghadapi gempa karena lokasi itu berada di sabuk gempa.
Baca juga: Mata-Mata China Susupi Parlemen Inggris? Badan Intelijen Ungkap Caranya Masuk
Baca juga: Singapura, Amerika Serikat, China Masuk Negara Penduduknya Paling Lelah di Dunia
Sementara bagian tembok besar China sepanjang dua meter di daerah Shandan, Provinsi Gansu runtuh akibat gempa itu.
Lokasi runtuhnya salah satu bagian Tembok Besar China Besar yang berasal dari Dinasti Ming (1368-1644) tersebut berjarak 114 kilometer dari pusat gempa.
Bukan kali pertama gempa terjadi di sekitar kawasan tembok besar China ini.
Melansir Kompas.com, gempa berkekuatan magnitudo 7,1 melanda Prefektur Otonomi Yushu Tibet di Qinghai pada 14 April 2010 menyebabkan 2.698 orang tewas dan 270 hilang.
Lebih dari 90 persen rumah penduduk setempat runtuh akibat gempa tersebut dan sejumlah gempa susulan yang kuat.
ANTISIPASI Gempa Bumi
Gempabumi bisa terjadi dimana saja dan kapan saja.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memberi tips mengantisipasi ketika kamju merasakan gempa.
Melansir dari laman resmi BMKG, berikut sejumlah langkahnya:
A. Kunci Utama
Mengenali apa yang disebut gempabumi;
Baca juga: Tiongkok Amerika Serikat Adu Kuat Ekonomi, China Menangi Industri Teknologi, AS Ungguli Ventura
Baca juga: Kekuatan China makin Nyata, Sekelas Negara Amerika dan Jepang Sampai Kerja Sama
Pastikan bahwa struktur dan letak rumah Anda dapat terhindar dari bahaya yang disebabkan oleh gempabumi (longsor, liquefaction dll);
Mengevaluasi dan merenovasi ulang struktur bangunan Anda agar terhindar dari bahaya gempabumi.
B. Kenali Lingkungan Tempat Anda Bekerja
Perhatikan letak pintu, lift serta tangga darurat, apabila terjadi gempabumi, sudah mengetahui tempat paling aman untuk berlindung;
Belajar melakukan P3K;
Belajar menggunakan alat pemadam kebakaran;
Catat nomor telepon penting yang dapat dihubungi pada saat terjadi gempabumi.
C. Persiapan Rutin pada tempat Anda bekerja dan tinggal
Perabotan (lemari, cabinet, dll) diatur menempel pada dinding (dipaku, diikat, dll) untuk menghindari jatuh, roboh, bergeser pada saat terjadi gempabumi.
Simpan bahan yang mudah terbakar pada tempat yang tidak mudah pecah agar terhindar dari kebakaran.
Selalu mematikan air, gas dan listrik apabila tidak sedang digunakan.
Baca juga: Gempa di Banten, Gubernur Wahidin Siap Tetapkan Status Luar Biasa Darurat Bencana
Baca juga: UPDATE Gempa Banten, BPBD Data 738 Bangunan Rusak, Berlakukan Status Tanggap Darurat
D. Penyebab celaka yang paling banyak pada saat gempabumi adalah akibat kejatuhan material
Atur benda yang berat sedapat mungkin berada pada bagian bawah
Cek kestabilan benda yang tergantung yang dapat jatuh pada saat gempabumi terjadi (misalnya lampu dll).
E. Alat yang harus ada di setiap tempat
Kotak P3K;
Senter/lampu baterai;
Radio;
Makanan suplemen dan air.
SAAT Terjadi Gempa Bumi
A. Jika Anda berada di dalam bangunan
Lindungi badan dan kepala Anda dari reruntuhan bangunan dengan bersembunyi di bawah meja dll;
Cari tempat yang paling aman dari reruntuhan dan goncangan;
Lari ke luar apabila masih dapat dilakukan
B. Jika berada di luar bangunan atau area terbuka
Menghindari dari bangunan yang ada di sekitar Anda seperti gedung, tiang listrik, pohon, dll
Perhatikan tempat Anda berpijak, hindari apabila terjadi rekahan tanah
Baca juga: Nasib Olimpiade Beijing 2022 di China, Dewan Imam Global Ikut AS Sampai Keluarkan Seruan
Baca juga: China Disebut Lancarkan Jebakan Utang ke Negara Miskin, Tiongkok Bereaksi Keras!
C. Jika Anda sedang mengendarai mobil
Keluar, turun dan menjauh dari mobil hindari jika terjadi pergeseran atau kebakaran;
Lakukan point B.
D. Jika Anda tinggal atau berada di pantai
Jauhi pantai untuk menghindari bahaya tsunami.
E. Jika Anda tinggal di daerah pegunungan
Apabila terjadi gempabumi hindari daerah yang mungkin terjadi longsoran.
Setelah Terjadi Gempa Bumi
A. Jika Anda berada di dalam bangunan
Keluar dari bangunan tersebut dengan tertib;
Jangan menggunakan tangga berjalan atau lift, gunakan tangga biasa;
Periksa apa ada yang terluka, lakukan P3K;
Telepon atau mintalah pertolongan apabila terjadi luka parah pada Anda atau sekitar Anda.
Baca juga: Tiongkok Puji Sikap Keras Kazakhstan ke Pengunjuk Rasa, Presiden China: Sangat Bertanggung Jawab
Baca juga: Warna Kebahagiaan & Kemakmuran 12 Shio Tahun 2022 berdasarkan Ramalan Tiongkok Kuno
B. Periksa lingkungan sekitar Anda
Periksa apabila terjadi kebakaran.
Periksa apabila terjadi kebocoran gas.
Periksa apabila terjadi hubungan arus pendek listrik.
Periksa aliran dan pipa air.
Periksa apabila ada hal-hal yang membahayakan (mematikan listrik, tidak menyalakan api dll)
C. Jangan mamasuki bangunan yang sudah terkena gempa
Karena kemungkinan masih terdapat reruntuhan.
D. Jangan berjalan di daerah sekitar gempa
Kemungkinan terjadi bahaya susulan masih ada.
E. Dengarkan Informasi
Dengarkan informasi mengenai gempabumi dari radio (apabila terjadi gempa susulan).
Jangan mudah terpancing oleh isu atau berita yang tidak jelas sumbernya.
F. Mengisi angket yang diberikan oleh instansi terkait untuk mengetahui seberapa besar kerusakan yang terjadi
G. Jangan panik dan jangan lupa selalu berdo'a kepada Tuhan YME demi keamanan dan keselamatan kita semuanya.(TribunBatam.id) (Kompas.com/Danur Lambang Pristiandaru)
Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google
Berita Tentang China
Sumber: Kompas.com