BERITA CHINA
China Disebut Lancarkan Jebakan Utang ke Negara Miskin, Tiongkok Bereaksi Keras!
China menghadapi tuduhan serius dari sejumlah negara barat tentang jebakan utang ke negara miskin. Tiongkok pun bereaksi keras terkait hal itu.
TRIBUNBATAM.id - China tak hanya dikenal akan militernya yang dikenal tangguh.
Negara pimpinan Xi Jinping sedang disorot dengan tuduhan serius tentang skema kebijakan ekonominya.
Bahkan intelijen dan negara barat meminta sejumlah negara untuk mewaspadai skema jebakan utang China berbalut investasi yang terus digencarkan China.
Meski pada akhirnya otoritas pemerintah Beijing membantah tuduhan yang menurutnya tidak berdasar itu.
Seperti yang terjadi belum lama ini, tuduhan jebakan utang China ke sejumlah negara di benua Afrika.
Konsul Jenderal China di Lagos (Nigeria), Chu Maoming menegaskan jika tudingan tersebut dinilai tidak berdasar.
Baca juga: Nasib Olimpiade Beijing 2022 di China, Dewan Imam Global Ikut AS Sampai Keluarkan Seruan
Baca juga: Bahagia Tahun 2022, Ramalan Kuno China Sebut 8 Shio Sukses di Segala Bidang
Menurutnya, pemerintah China sama sekali tak menggunakan instrumen bantuan utang untuk mendesain diplomasi perangkap utang di Afrika.
Kata dia, utang dari China tak begitu mendominasi di Afrika.
Utang terbesar negara-negara Benua Hitam justru lebih banyak disumbang lembaga keuangan internasional.
"Jika kita merinci utang negara-negara Afrika, sebesar lebih dari dua per tiga berasal dari lembaga keuangan internasional dan kreditor komersial. Mereka yang lebih bertanggung jawab terkait keringanan utang," ujar Maoming dilansir dari The Guardian, Selasa (20/10/2020).
Perangkap atau jebakan utang (debt trap) sendiri mengarah pada negara pemberi utang atau kreditor yang dengan sengaja memperpanjang kredit karena negara debitur mengalami kesulitan keuangan untuk membayar pinjaman yang jatuh tempo.
Namun perpanjangan masa kredit biasanya mengandung syarat tertentu seperti negara kreditor mendapatkan konsesi ekonomi, bahkan politik, di negara debitur.
Untuk menjembatani kerja sama ekonomi di sana, China membentuk Forum on China-Africa Cooperation atau FOCAC.
Bentuk bantuan China dalam FOCAC diklaim saling menguntungkan.
"Mengenai tuduhan palsu yang dibuat beberapa negara dan media terhadap China, saya ingin menunjukan bahwa bukanlah China yang memasang jebakan utang untuk Afrika. Dan China dengan tegas menolak label tersebut," tegas Maoming seperti diberitakan Kompas.com.
Baca juga: Ada Lawan? China: Kami akan Terus Memodernisasi Persenjataan Nuklir
Baca juga: Tiongkok, Malaysia, Singapura, Amerika Serikat Asal Impor Batam, China Catat Terbesar