CORONA KEPRI

Kata Aunur Rafiq Soal Belajar Tatap Muka, Sudah Koordinasi dengan Gubernur Kepri

Berbeda dengan Batam, Karimun masih mantap memberlakukan belajar tatap muka 100 persen. Berikut penjelasan Aunur Rafiq.

Penulis: Yeni Hartati | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Yeni Hartati
Bupati Karimun Aunur Rafiq mengungkap daerahnya masih menerapkan belajar tatap muka 100 persen. 

KARIMUN, TRIBUNBATAM.id - Rasa syukur diucapkan Bupati Karimun, Aunur Rafiq.

Berbeda dengan Batam yang sempat menghentikan sementara belajar tatap muka, khususnya pada jenjang SMA/SMK mainland Batam, daerah yang dipimpinnya masih mantap menerapkan belajar tatap muka 100 persen.

Edaran yang disampaikan Disdik Kepri untuk SMA/SMK mainland Batam itu berlaku mulai 31 Januari 2022 dan berakhir hari ini, Senin (7/2/2022).

Rafiq mengungkapkan jika langkah belajar tatap muka utuh sebelumnya sudah ia koordinasikan dengan Gubernur Kepri, Ansar Ahmad.

Ia menambahkan, pembatasan belajar tatap muka belum dibuatnya karena Kabupaten Karimun masih dinyatakan aman dari lonjakan kasus Covid-19.

"Kami masih di level satu atau zona hijau, sehingga masih bisa melakukan pembelajaran tatap muka yang telah disesuaikan sebagaimana semestinya," ungkapnya.

Baca juga: Edaran Disdik Kepri Stop Belajar Tatap Muka SMA/SMK Mainland Batam Berakhir Hari Ini

Baca juga: Kadisdik Batam Ungkap Alasan Siswa SD dan SMP di Batam Masih Belajar Tatap Muka di Sekolah

Namun, Aunur Rafiq menegaskan apabila terjadinya penurunan level menjadi level dua.

Pihaknya akan melakukan pembatasan tatap muka kembali di Karimun.

"Yang terpenting kita tetap melakukan antisipasi penyebaran kasus Covid-19, yang akan terjadinya peningkatan secara keseluruhan," terangnya

Diketahui, secara keseluruhan Indonesia sudah mencapai 19 ribu orang yang terkonfirmasi Covid-19 akibat kasus baru.

"Sehingga tetap waspada, untuk itu ditegaskan agar masyarakat menjaga protokol kesehatan yang ketat guna mencegah penyebaran kasus Covid-19," tambahnya.

Selain itu, Aunur Rafiq meminta agar masyarakat agar mendukung program pemerintah dengan melakukan vaksinasi.

"Meskipun varian omicon gejalanya sangat ringan, namun bagi orang yang tidak vaksin akan beresiko tinggi, sehingga jangan dianggap sepele. Apapun permasalahnya kita harus serius menghadapinya, termasuk masalah varian omicron yang saat ini sedang berkembang di berbagai tempat," ujarnya.

Baca juga: SMAN 8 Batam Tiadakan Belajar Tatap Muka hingga 7 Februari 2022, Ikut Edaran Disdik Kepri

Baca juga: Disdik Kepri Keluarkan Edaran Soal Belajar Tatap Muka, Karimun Tunggu Instruksi Bupati

Edaran yang dikeluarkan Dinas Pendidikan (Disdik) Kepri untuk menghentikan sementara proses belajar tatap muka untuk SMA/SMK di mainland Kota Batam berakhir hari ini, Senin (7/2/2022).

Surat bernomor B/421/102.1/DISDIK/2022 yang dikeluarkan 31 Januari 2022 serta ditanda tangani Plt Kadisdik Kepri, Darson itu setelah banyaknya temuan kasus covid-19 pada sejumlah peserta didik hingga guru di Kota Batam.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved