Breaking News:

Pariwisata Kepri Aman

Tradisi Melayu Ini Masih Lestari di Lingga, Masuk Warisan Budaya Tak Benda

Lingga punya tradisi yang masih terjaga hingga kini. Tradisi ini bahkan masuk dalam warisan budaya tak benda.

Penulis: Febriyuanda | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/istimewa untuk Tribun Batam
Tradisi perayaan Khataman Qur'an saat disambut dengan silat pengantin di Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri. 

LINGGA, TRIBUNBATAM.id - Ragam tradisi budaya di Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri memang menarik untuk disimak.

Negeri Bunda Tanah Melayu ini, banyak menyimpan berbagai tradisi turun temurun yang masih dijaga dan dilestarikan oleh masyarakat setempat hingga saat ini.

Salah satunya, yakni tradisi Khataman Qur'an.

Khatam Quran Lingga sendiri masuk ke dalam Warisan Budaya Tak Benda yang ditetapkan oleh Kemendikbud pada 2018.

Pelaksanaannya dilakukan setelah yang bersangkutan menamatkan atau menyelesaikan pelajaran mengaji atau membaca kitab suci umat Islam, Al-Qur'an.

Hampir seluruh wilayah se-kabupaten Lingga, tidak melupakan tradisi yang satu ini.

Baca juga: Festival Zapin Penyengat, Wali Kota Rahma Ajak Masyarakat Lestarikan Budaya Melayu

Baca juga: Dinkes Tunggu Hasil Sampel, Penyebab 18 Pelajar SMAN 3 Lingga Keracunan Makanan

Biasanya, tradisi Khatam Qur'an sering dijumpai pada acara pernikahan adat Melayu Lingga pada pagi hari.

Itu dilaksanakan pada hari H, sebelum pengantin laki-laki dan perempuan duduk bersanding.

Sebelum memulai pembacaan Khataman Qur'an, orang yang melakukan Khatam akan diarak terlebih dahulu.

Pakaian yang dipakai disaat berkhatam, bagi laki-laki biasanya memakai jubbah putih, surban dan bisa pakaian Melayu.

Halaman
123
Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved