Breaking News:

9 Perusahaan Masuk 'Radar' MAKI Soal Mafia Minyak Goreng, Sayangkan Kewenangan Terbatas KPPU

Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) mendatangi Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) terkait kasus mafia minyak goreng.

TribunBatam.id via Tribunnews.com/Rizki Sandi Saputra
Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman saat ditemui awak media di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (21/9/2021). 

Kendati begitu, Boyamin menyatakan, pihaknya meyakini kalau KPPU dapat menangani dan mengungkap peran dari para mafia dengan tentunya kerja sama dengan lembaga termasuk MAKI.

"Tapi saya yakin KPPU tidak akan ada suatu kendala yang berarti dan tetap akan berjuang untuk mendapatkan atau merumuskan bahwa kasus ini sebagai monopoli," ucap Boyamin.

Dia juga menyatakan, pihaknya sudah mendorong KPPU untuk dapat bekerja sama dengan Kejaksaan Agung yang di mana dalam undang-undang baru memiliki hak melakukan penyadapan.

Baca juga: UPDATE Harga Minyak Goreng di Alfamart dan Indomaret per 16 Mei 2022: Sania dan Harumas Turun Harga

Baca juga: Bukti Tak Cukup, TNI AL Lepas MT World Progress, Angkut Turunan CPO Tujuan India

"Dalam konteks tertentu sudah ada taping melakukan pendalaman bagaimana ini proses perdagangan ini kalau ada persekongkolan berarti ada pertemuan-pertemuan," kata dia.

Atas hal itu, Boyamin optimistis pihaknya bisa mendorong DPR RI untuk dapat menetapkan Undang-Undang baru agar KPPU memiliki wewenang dalam penegakan hukum termasuk memberangus mafia.

"Makanya ini saya otomatis pasti akan ke sana untuk mendorong perubahan UU supaya lebih bergigi KPPU kita Karena ternyata butuh seperti ini kita seperti suatu kesulitan untuk menggigit semuanya," tukas dia.

KEJAGUNG Ungkap Tersangka Baru

Penyidik Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) masih fokus untuk membongkar mafia minyak goreng yang membuat warga Indonesia susah.

Setelah menetapkan 4 tersangka pada pekan kedua April 2022, penyidik Kejagung RI menetapkan tersangka baru bernama Lin Che Wei.

Total, sudah ada 5 tersangka terkait kasus mafia minyak goreng ini.

Selain Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan, Indrasari Wisnu Wardhana, terdapat Senior Manager Corporate Affairs PT Permata Hijau Group, Stanley MA.

General Manager PT Musim Mas, Togar Sitanggang dan Komisaris Wilmar Nabati Indonesia, Parlindungan Tumanggor.

Saat ini, Lin Che Wei ditahan di Rutan Salemba Cabang Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat untuk 20 hari ke depan, terhitung sejak 17 Mei.

Jaksa Agung Republik Indonesia, Sanitiar Burhanuddin mengungkap jika Lin Che Wei alias Weibinanto Halimdjati disebut ikut menentukan kebijakan terkait distribusi minyak goreng di Kementerian Perdagangan (Kemendag) Republik Indonesia.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved