Breaking News:

ANAMBAS TERKINI

Pengurus PKS Anambas Mulai Panaskan Mesin Politik Sambut Pileg 2024

Pengurus PKS Anambas mulai memanaskan mesin politik mereka untuk menyambut Pilkada Serentak 2024. Berkut persiapannya!

TribunBatam.id/Dokumentasi DPD PKS Anambas
Rapat koordinasi dan silaturahmi dengan pengurus dan anggota Dewan Pengurus Daerah Partai Keadilan Sejahtera (DPD PKS) Kabupaten Kepulauan Anambas di Sekretariat DPD PKS Anambas Jl.Tamban Tarempa, Kecamatan Siantan, Sabtu (4/6/2022). 

Yaitu menjadi partai Islam yang kokoh terdepan, melayani rakyat dan NKRI, selain sebagai partai bernapaskan Islam.

Hal ini diungkapkannya saat bertemu dengan sejumlah struktur PKS di wilayah Kepulauan Riau (Kepri).

Pertemuan tersebut merupakan konsolidasi di internal PKS itu sendiri.

Baca juga: Di Hadapan Gubernur, Usbah Ajak Anggota PKS Batam Bangun Kepri Maju dan Sejahtera

Baca juga: Hadiri Pembukaan Pra Rakerwil PKS Kepri, Rudi Ingin Batam dan Kepri Jadi Lokomotif Ekonomi Nasional

“Makanya oleh Presiden PKS diganti menjadi bulat.

Warna oranye juga identik dengan milenial dan terkesan fresh,” kata dia.

Perubahan lainnya juga terjadi pada mars, hymen dan AD/ART milik PKS.

Hendry menuturkan PKS merupakan partai yang sangat nasionalis dan religi.

Akan tetapi dalam manifestonya tidak tampak dalam instrumen PKS itu sendiri.

“Dalam perubahan mars, hymen dan AD/ART ditambahkan kata-kata seperti pancasila, bhineka tunggal ika, dan NKRI jadi ada spirit kebangsaan, keagamaan dan peradaban,” jelasnya.

Selain itu, dalam struktur PKS juga ada yang baru dengan ditambahkannya dewan pakar dan dewan penasehat. Dewan pakar akan mengusu hingga tiga level, sedangkan dewan penasehat akan hadir di tingkat pusat sampai desa.

“Salah satu unsur dewan pakar juga kami masukkan unsur media, tujuannya kami ingin memberikan kesempatan bagi media,” kata dia.

Baca juga: Salim Segaf Luncurkan Mobil Khidmat PKS Batam, Jadi Sarana Layani Rakyat

Baca juga: PKS Targetkan Raih 3 Kursi di DPRD Anambas pada Pemilu 2024

Ia menambahkan dewan pakar maupun dewan penasehat memiliki kesempatan untuk menjadi calon legislatif maupun calon kepala daerah. Sehingga terbuka bagi yang bukan kader awal PKS.

“Kami juga menegaskan bahwa kami tidak menutup kesempatan bagi siapapun yang non muslim, untuk bergabung,” ucapnya.

Hendry juga memberikan catatan penting bahwa selama ini PKS dikenal dengan stigma keagamaan yang salah, seperti ada pihak yang mengatakan PKS sama dengan Hizb ut-Tahrir Indonesia (HTI), PKS sama dengan Sanafi, dan PKS sama dengan Wahabi.

“Kami tekankan bahwa kami berbeda dengan stigma-stigma tersebut, sebagai partai politik kami mengedepankan demokrasi, padahal HTI tidak,” katanya.(*/TribunBatam.id)

Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google

Berita Tentang Anambas

Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved