Breaking News:

DISKOMINFOTIK ANAMBAS

Kolaborasi Bagian Hukum Setdakab Anambas Cabjari Natuna di Tarempa Gelar Jaksa Masuk Sekolah

Cabang Kejaksaan Nageri (Cabjari) Natuna di Tarempa bersama Bagian Hukum Setdakab Anambas gelar program jaksa masuk sekolah.

TribunBatam.id/Dokumentasi Pemkab Anambas
Potret foto kolaborasi penyuluhan hukum oleh Bagian Hukum Setdakab Anambas dan Cabjari Natuna di Tarempa kepada santri dan santriwati Ponpes Khairul Ummah, Kamis, (9/6/2022). 

ANAMBAS, TRIBUNBATAM.id - Sejumlah santriwan dan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Khairul Ummah, Kabupaten Kepulauan Anambas menerima materi penyuluhan hukum Jaksa Masuk Sekolah (JMS), Kamis, (9/6/2022).

Penyuluhan rutin yang menyasar sekolah-sekolah di wilayah barat Sumatera itu, diselenggarakan oleh Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Anambas dengan kolaborasi bersama Cabang Kejaksaan Negeri (Cabjari) Natuna di Tarempa.

Antusias yang diperlihatkan para siswa dan sambutan hangat dari Pemimpin Ponpes Khairul Ummah, Ustadz M. Naim penanda pertama kalinya Jaksa mengunjungi Ponpes yang beralamat di Rintis itu.

Kepala Cabjari Natuna di Tarempa, Roy Huffington Harahap mengatakan, penyuluhan JMS berisikan penjelasan terkait Kejaksaan dan atribut sidang Penuntut Umum.

Selain itu ditambahkannya, tugas Jaksa sangat banyak di antaranya Jaksa sebagai Penuntut Umum, Penyidik Tipikor, Pengacara Negara, serta Eksekutor Putusan Pidana.

Baca juga: Bupati Haris Lantik 68 PPPK Guru Tahap 2 dan 9 Pejabat Fungsional di Pemkab Anambas

Baca juga: Pemkab Anambas Dorong Rencana Jemaja Jadi Kabupaten Kepulauan Baru

"Perlu diketahui, tugas dan fungsi Jaksa adalah pegawai negeri sipil dengan jabatan fungsional yang memiliki kekhususan dan diberi kewenangan berdasarkan Undang-undang untuk bertindak sebagai penuntut umum, sebagai penyelidik atau penyidik,” ucapnya usai membuka materi.

Mengingat hanya ada 2 Jaksa yang ada di Anambas saat ini, Roy pun mengajak, para santri dan santriwati agar nantinya berminat bergabung dalam korps Adhyaksa.

Lanjutnya, dengan pemahaman agama yang dimiliki oleh para siswa Ponpes dapat menjadi bekal yang baik dimasa depan dalam menghadirkan keadilan di tengah-tengah masyarakat.

"Saya berharap nantinya akan ada penerus dari generasi muda di Anambas, agar banyak masyarakat yang bisa mengenal Jaksa sehingga dapat meningkatkan pengetahuan hukum masyarakat khususnya di Kabupaten Kepulauan Anambas," sebutnya.

Materi selanjutnya disampaikan oleh Kasubsi Intel Cabjari Natuna di Anambas, Datun Alvin Dwi Nanda yang menjelaskan tentang pengertian bullying, bahaya bullying dan cyber bullying di sekolah.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved