Kamis, 23 April 2026

KESEHATAN

Tips Ahli agar Cepat Istri Hamil, Ini 12 Cara yang Harus Dilakukan

Sebagian besar pasangan sehat yang rutin berhubungan seks tanpa kondom dapat meningkatkan peluang kehamilan dalam satu tahun pernikahannya

Shutterstock
ilustrasi ibu hamil - Sebagian besar pasangan sehat yang rutin berhubungan seks tanpa kondom dapat meningkatkan peluang kehamilan dalam satu tahun pernikahannya 

TRIBUNBATAM.id - Beberapa cara bisa dilakukan agar cepat hamil, dan itu tidak melulu tentang seks.

Sebab tidak semua proses kehamilan berlangsung dalam waktu singkat dan semua butuh kesabaran.

Dilansir dari Mayo Clinic, sebagian besar pasangan sehat yang rutin berhubungan seks tanpa kondom dapat meningkatkan peluang kehamilan dalam satu tahun.

Bagi pasangan yang memiliki kondisi kesehatan tertentu mungkin membutuhkan perawatan lain yang lebih intens.

Para ahli mengatakan pasangan yang baru menikah tidak perlu merasa "dikejar waktu" ketika menjalani prosesnya.

Jika pasangan sama-sama sehat, maka tidak masalah mencoba aktif berhubungan seks tanpa alat kontrasepsi selama satu tahun.

Setelahnya, mungkin diperlukan konsultasi ke dokter terkait untuk memeriksa kondisi masing-masing jika belum mendapatkan momongan dalam rentang waktu tersebut.

Penting untuk diingat bahwa kehamilan pada wanita dipicu oleh banyak faktor.

Dalam hal ini bukan hanya para istri yang perlu memerhatikan kondisi kesehatannya, tapi juga suami.

Baca juga: 3 Masalah Kesehatan yang Mungkin Dialami jika Air Seni Berbusa Berlebih

Baca juga: Tips Diet Aman Menurut Ahli, Ampuh Turunkan Berat Badan dan Jaga Kesehatan

Di bawah ini akan dirangkum beberapa cara agar cepat hamil beserta langkah yang haru dilakukan.

1. Pertahankan Gaya Hidup Sehat

Menjaga gaya hidup sehat merupakan poin utama dalam meningkatkan peluang kehamilan.

Memastikan kondisi tubuh dalam keadaan prima baik dari sisi suami ataupun istri sangat berpengaruh terhadap proses hamil.

Konsumsi makanan sehat Mempertahankan gaya hidup sehat itu dapat dimulai dengan mengatur asupan gizi dan nutrisi sehari-hari.

Caranya bisa dimulai dengan memperbanyak konsumsi buah, sayuran, biji-bijian serta makanan utuh lainnya.

Seperti diketahui, mengonsumsi makanan sehat dapat membantu meningkatkan kadar progesteron, mendukung perkembangan ovulasi dan mendorong implantasi dini, faktor penting dalam proses pembuahan.

2. Hindari Merokok dan Alkohol

Kebiasaan merokok dan mengonsumsi minuman beralkohol berisiko tinggi menyebabkan keguguran dan kehamilan ektopik.

Merokok dan alkohol juga menjadi penyebab utama kualitas sperma berkurang.

Karena itu, bagi pasangan yang sedang menjalani program kehamilan disarankan untuk menghentikan kebiasaan tersebut.

Baca juga: 3 Masalah Kesehatan yang Mungkin Dialami jika Air Seni Berbusa Berlebih

Baca juga: 5 Rempah dengan Segudang Manfaat untuk Kesehatan, Bisa Turunkan Kolesterol

3. Olahraga Teratur

Olahraga tak cuma meningkatkan peluang kehamilan, tetapi juga mempersiapkan kondisi tubuh agar membangun kebiasaan sehat dan mempersiapkan tubuh wanita dalam menjalani proses kehamilan.

Menurut para ahli gizi, kebiasaan seperti jalan kaki setiap hari juga cukup membantu.

Namun dalam hal ini, olahraga dengan intensitas berat tidak disarankan karena hal itu bisa memicu siklus menstruasi pada wanita dan menyebabkan gangguan kesuburan lainnya.

4. Pertahankan Berat Badan

Menurut laman Mayo Clinic, memiliki berat badan ideal dapat membantu proses pembuahan menjadi lebih lancar, meningkatkan peluang kehamilan serta mengurangi komplikasi tertentu saat hamil dan melahirkan.

Dengan menerapkan gaya hidup sehat dengan mengonsumsi makanan bergizi, olahraga teratur dapat membantu mempertahankan berat badan ideal.

Di samping itu, masalah obesitas juga kerap dikaitkan dengan terganggunya proses ovulasi yang tidak teratur.

5. Hindari Stres

Banyak penelitian yang menunjukkan bahwa stres sangat berpengaruh dalam mengganggu proses kehamilan.

Oleh karena itu, pastikan selama prosesnya pasangan suami istri terhindar dari masalah stres.

Bila perlu, lakukan aktivitas bersama yang diminati dan menyenangkan ketika dijalani.

Sementara itu, meditasi atau yoga juga dapat membantu mengatasi stres dan memperbaiki kesehatan mental.

Baca juga: 5 Nutrisi yang Mampu Meningkatkan Kesehatan Mata Selain Vitamin A

Baca juga: INFO Kesehatan, Tips Sehat dan Makanan Bergizi yang Baik Dikonsumsi Ibu Hamil

6. Konsultasi ke Dokter

Setelah mencoba menerapkan beberapa kebiasaan sehat, langkah selanjutnya adalah dengan konsultasikan ke dokter.

Langkah ini dapat membantu pasangan suami-istri dalam mengetahui kondisi tubuh yang sebenarnya.

Dokter akan menilai apakah ada masalah pada kesuburan atau kondisi medis lain yang bisa mengganggu proses kehamilan.

Di sisi lain, konsultasi ke dokter juga memungkinkan pasangan untuk mendapatkan resep atau asupan tambahan seperti suplemen peningkat kesuburan dan saran lainnya agar istri cepat hamil.

7. Lepas Semua Alat Kontrasepsi

Jelas, ini menjadi cara paling wajib untuk mempercepat proses kehamilan.

Melepaskan semua alat kontrasepsi yang digunakan dapat membantu pasangan suami-istri mendapatkan momongan lebih cepat.

Terlebih bagi wanita yang sudah menggunakan alat kontrasepsi dalam waktu cukup lama.

Tubuh memerlukan waktu untuk menyesuaikan siklus kesuburan tanpa alat kontrasepsi, sehingga di tahap ini diperlukan kesabaran yang ekstra.

8. Periksa Masa Subur

Menentukan masa subur tidak selalu mudah, tetapi ada banyak cara untuk mengetahui masa subur tersebut.

Seperti menghitung kapan terakhir menstruasi yang bisa dilakukan secara manual atau saat ini sudah banyak aplikasi untuk membantu menghitung masa subur.

Kemudian jangan lupa untuk mengetahui tanda-tanda ovulasi berikut ini yang bisa menjadi acuan untuk berhubungan seks.

Baca juga: 21 Penyakit Ini Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan, Coba Cek Daftarnya

Baca juga: Percaya atau Tidak, 10 Manfaat Baking Soda untuk Kesehatan

Tanda ovulasi dapat terlihat melalui beberapa gejala sebagai berikut;

  • Bercak merah keluar dari vagina
  • Lendir serviks yang jernih dan agak lengket
  • Peningkatan libido
  • Payudara menjadi lebih sensitif
  • Indera perasa, penglihatan dan penciuman meningkat
  • Serviks terasa lebih kencang

Jika pasangan suami-istri sudah menjalani konsultasi dengan dokter, maka cara mengetahui masa ovulasi akan lebih mudah dikenali karena dokter kandungan biasanya juga akan memantau kondisi kesehatan suami-istri secara intens.

9. Berhubungan Seks Tepat Waktu

Para hali mengatakan bahwa cara agar cepat hamil adalah berhubungan seks satu kali setiap hari selama masa subur.

Pasalnya, jika terlalu sering berhubungan seks maka kemungkinan kualitas sperma akan berkurang dan tidak terlalu prima.

Kemudian dalam berhubungan seks hindari pula penggunaan pelumas karena beberapa kandungan pada pelumas dapat membuat sperma lebih cepat mati sebelum mencapai sel telur.

10. Hindari Oral Seks

Meski masih dibutuhkan banyak penelitian terkait oral seks, namun beberapa penelitian kecil menyebutkan bahwa air liur dalam jumlah besar dapat menghambat motilitas sperma.

11. Bereksperimen dengan Gaya Bercinta

Rachel Gurevich, seorang ahli kesuburan dan penulis buku "Birth Plans for Dummies" mengatakan bahwa bereksperimen dan menemukan posisi seks yang paling cocok bisa membantu meningkatkan peluang kehamilan.

Terlebih jika pasangan wanita mau berbaring terlentang setelah berhubungan seks, menekuk lututnya dan memiringkan panggul ke belakang dengan sudut 45 derajat selama 30 menit.

Cara itu dapat membantu menahan air mani agar mencapai rahim dan meningkatkan proses pembuahan.

12. Pertahankan Gairah Bersama

Salah satu tips yang disarankan para ahli kesuburan adalah dengan menikmati hubungan seks bersama-sama.

Itu merupakan tugas bagi pasangan suami-istri agar dalam proses memiliki buah hati, kedua pasangan tetap merasa senang dan terhindar dari stres.

Baca juga: 5 Makanan Pengganti Nasi yang Baik untuk Kesehatan, Cocok bagi yang Berdiet

Baca juga: Sering Jadi Bahan Pengobatan Alternatif, Ini 7 Manfaat Kunyit untuk Kesehatan

.

.

.

(TRIBUNBATAM.id)

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved