Breaking News:

PUBLIC SERVICE

Begini Cara Menonaktifkan Peserta BPJS yang Sudah Meninggal secara Online dan Offline

Peserta JKN KIS yang meninggal dunia hendaknya keluarga peserta segera melaporkan perubahan data ke BPJS Kesehatan. Sima caranya.

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Warga menunjukkan Kartu Indonesia Sehat di Kantor Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, Jakarta. 

TRIBUNBATAM.id - Kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN KIS) tidak berlaku selamanya.

Kepesertaan bisa dinonaktifkan jika peserta sudah meninggal dunia atau pindah kewarganegaraan.

Bagi yang peserta meninggal dunia, keluarga peserta tersebut hendaknya segera melaporkan perubahan data ke BPJS Kesehatan

Jika perubahan data peserta JKN-KIS yang sudah meninggal tidak segera dilaporkan maka BPJS Kesehatan akan terus menarik iuran bulanan kepersertaannya.

Oleh sebab itu, pihak keluarga harus segera menonaktifkan kartu peserta JKN-KIS yang meninggal tersebut. 

Perlu diketahui bahwa masyarakat tidak dapat menonaktifkan kepersertaan BPJS Kesehatan kecuali dengan dua alasan, yakni meninggal dunia atau pindah kewarganegaraan.  

Baca juga: Cara Ajukan Pembelian Rumah Menggunakan BPJS Ketenagakerjaan, Ini Syaratnya

Baca juga: Cara Daftar Peserta BPJS Kesehatan via Aplikasi JKN Maupun Offline, Siapkan Syarat Ini

Ketentuan peserta BPJS meninggal dunia

Dikutip dari laman resmi BPJS Kesehatan, sumber data peserta meninggal didapatkan oleh BPJS Kesehatan melalui:

  • Pemberi Kerja untuk Peserta PPU dan anggota keluarga
  • Pemerintah Daerah
  • Peserta dan anggota keluarga yang tercantum dalam Kartu keluarga atau ahli waris dengan menunjukkan surat kematian dari instansi yang berwenang
  • Rekomendasi Auditor/temuan data/hasil pemadanan dengan Kementerian/Lembaga Pemilik Data
  • Peserta meninggal di Fasilitas Kesehatan yang bekerja sama dan, 
  • Hasil spot check penerimaan KIS yang dilengkapi dengan akta kematian/surat keterangan meninggal oleh RT/RW/Kelurahan/Kantor Desa/ pejabat berwenang setempat

Adapun kewajiban pembayaran iuran atas peserta yang meninggal dilaksanakan sampai dengan bulan peserta meninggal.

Cara menonaktifkan BPJS Kesehaan secara online

Masyarakat dapat menonaktifkan BPJS Kesehatan secara online melalu aplikasi E-Dabu (Elektronik Data Badan Usaha). 

E-Dabu merupakan aplikasi yang dikembangkan BPJS Kesehatan untuk mempermudah badan usaha dalam mengelola jaminan kesehatan karyawannya. 

Baca juga: WAJIB TAHU, Ini Jenis Operasi yang Ditanggung BPJS Kesehatan

Baca juga: Cara Daftar Layanan Bersihkan Karang Gigi Gratis Khusus Peserta BPJS Kesehatan

Berikut ini adalah cara menonaktifkan BPJS Kesehatan secara online: 

  • Download aplikasi E-Dabu 
  • Lakukan pendaftaran kemudian log in dengan username dan password yang sebelumnya dibuat
  • Pilih menu "Mutasi Peserta" 
  • Lalu pilih menu "Data Peserta"
  • Kemudian akan muncul seluruh daftar peserta
  • Setelah seluruh daftar peserta tampil, pilih nama yang akan dinonaktifkan dari kepesertaan
  • Jika sudah memilih, klik "Nonaktifkan Peserta"
  • Selesai

Selain dengan menggunakan aplikasi E-Dabu, Anda dapat menonaktifkan kepesertaan BPJS Kesehatan menggunakan Pelayanan Administrasi Melalui WhatsApp (Pandawa).

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved