LINGGA TERKINI
Talam Sehidang Akan Digelar Lagi, Bupati Lingga Beri Dukungan ke Komunitas Tuana
Talam sehidang digelar perdana oleh Komunitas Tuana Lingga pada Januari 2022. Tahun ini Talam Sehidang Jilid II akan digelar pada Februari
Penulis: Febriyuanda | Editor: Dewi Haryati
LINGGA, TRIBUNBATAM.id - Komunitas Tuah Anta Permana (Tuana) Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) bakal kembali mengadakan kegiatan nuansa Melayu. Yakni talam sehidang pada 23 Februari 2023 mendatang.
Talam sehidang ini merupakan kegiatan yang menggambarkan sebuah kebiasaan masyarakat Melayu pada tempo dulu, sebelum adanya teknologi modern.
Talam sehidang digelar perdana oleh Tuana pada Januari 2022, dan mendapat antusias besar dari masyarakat.
Bahkan Bupati Lingga, Muhammad Nizar juga memberikan pujiannya terkait kegiatan ini.
Baik itu dari busana, makanan dan minuman khas, kebiasaan menerima tamu, adat perkawinan, cara memasak dengan tungku api dan sendok kayu, serta lampu pelita diperlihatkan dalam acara talam sehidang ini.
Semuanya memperlihatkan sebuah kebiasaan masyarakat Melayu pada zaman dulu.
Kini Talam Sehidang Jilid II bakal digelar kembali pada 23-25 Februari 2022.
Baca juga: Nizar Ingin Talam Sehidang Jadi Ikon Desa Tanjung Harapan Lingga
Bupati Lingga Muhammad Nizar telah memberikan dukungan terhadap kegiatan ini, saat Komunitas Tuana berkunjung ke Gedung Daerah Daik menjumpainya langsung.
"Silaturahmi kami bersama Bapak Bupati Lingga membahas mengenai kegiatan-kegiatan yang akan dilaksanakan Tuah Anta Permana pada tahun 2023 yang fokus pada kebudayaan Melayu. Salah satunya kegiatan Talam Sehidang jilid II ini," kata Ketua Tuana, Desgi Prayoga kepada TribunBatam.id, Minggu (22/1/2023).
Pria yang akrab disapa Yoga ini menjelaskan, tujuan diadakannya kegiatan Talam Sehidang Jilid ll ini sebagai bentuk pelestarian dan pengembangan budaya melayu, demi menjaga eksistensi dan jati diri masyarakat Lingga sebagai orang Melayu.
Ia berharap, masyarakat Melayu khususnya, dapat mengenal lebih dekat dan mencintai khazanah Melayu yang ditinggalkan oleh orang-orang terdahulu.
"Warisan kita adalah jati diri kita," tuturnya.
Bertemakan Menggamit Kenangan, Yoga mengatakan Talam Sehidang tahun ini akan lebih menyentuh pada kenangan-kenangan masa kecil yang tidak ditemui di masa sekarang.
Pihaknya juga akan mengadakan majelis khatam Al-Quran massal pada perhelatan tersebut.
"Tahun ini, Insya Allah kami akan mengemas lebih baik lagi dari tahun sebelumnya. Seperti dalam hal penataan ruang, jamuan hidangan dan juga fokus pada edukasi bagi masyarakat," terangnya.
Baca juga: Talam Sehidang di Lingga, Hidupkan Budaya Masyarakat Melayu Tempo Dulu Dari Makan Bersama
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/23012023talam-sehidang-di-Lingga.jpg)