KESEHATAN
Inilah Dampak Buruk Tubuh Kelebihan Protein, Sembelit hingga Bikin Bau Mulut
Berlebihan dalam konsumsi protein, ada berdampak buruk bagi kesehatan. Apa saja, berikut daftarnya.
Dalam studi tahun 2020 yang diterbitkan di Nutrients, peneliti menemukan bahw pola makan nabati dan protein susu rendah lemak memiliki risiko lebih rendah terkena batu ginjal dibandingkan yang mengonsumsi makanan tinggi daging, protein hewani, dan rendah kalsium.
Fenomena ini dapat dijelaskan oleh peningkatan produksi asam urat pada yang mengonsumsi makanan tinggi protein hewani, sehingga meningkatkan risiko terkena batu ginjal.
2. Suasana hati mudah berubah
Konsumsi makanan tinggi protein mungkin membantu dalam mempersiapkan diri dalam peningkatan massa otot. Namun, penelitian turut ungkap bahwa ini juga berkontribusi pada perubahan mood atau suasana hati yang buruk.
Penelitian tahun 2018 dari Lifestyle Genomics menemukan bahwa diet tinggi protein dan rendah lemak dapat meningkatkan risiko depresi pada orang dewasa yang sehat.
Sebuah studi tahun 2020 di Qom University of Medical Sciences Journal juga mengungkapkan bahwa diet rendah karbohidrat mungkin juga dikaitkan dengan kecemasan, depresi, dan stres.
Hasil ini sesuai dengan teori bahwa karbohidrat bertanggung jawab untuk melepaskan serotonin yakni hormon “perasaan baik” di tubuh. Sehingga, dengan mengonsumsi karbohidrat dalam jumlah sedang dapat mengurangi risiko kecemasan dan depresi.
3. Mudah Sembelit
Pola makan tinggi protein seringkali rendah serat, terutama jika sumber protein utama adalah produk hewani yang dapat merusak sistem pencernaan.
Serat membantu menggerakkan segala sesuatu di sepanjang usus, dan serat hanya dapat ditemukan pada makanan nabati.
Pertimbangkan untuk mencampurkan asupan protein dengan makanan yang mengandung serat dan protein, seperti biji-bijian, kacang-kacangan, atau tempe, yang dapat memberikan dampak besar.
Anda juga dapat mencoba meningkatkan asupan buah dan sayuran untuk mendapatkan lebih banyak manfaat kesehatan.
4. Berat badan mudah naik
Makanan tinggi protein diklaim dapat membantu orang mengurangi berat badan.
Dengan diet tinggi protein sering kali berarti mengonsumsi sangat sedikit karbohidrat, dan hal ini tidak berkelanjutan bagi sebagian besar dalam jangka panjang.
RS Awal Bros Batam Hadirkan Men's Health Clinic, Jadi Solusi Atasi Masalah Kesehatan Pria |
![]() |
---|
Biar Kolesterol tak Melonjak, Konsumsi Makanan Ini Setelah Makan Daging Kurban |
![]() |
---|
Ketahui Cara Cek Produk Makanan. Obat, dan Kosmetik Terdaftar BPOM via Aplikasi dan Website |
![]() |
---|
Cara Membuat Salad Buah yang Sehat dan Kaya Serat, Cocok untuk Diet |
![]() |
---|
Tips Melangsingkan Badan Tanpa Olahraga, Lakukan Cara Sederhana Ini |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.