BATAM TERKINI
Warga Keluhkan Layanan Disdukcapil Batam, Urus Akta Lahir Bisa Seminggu Lamanya
Martin sengaja cuti demi urus akta lahir anaknya di Disdukcapil Batam. Sayangnya dokumen itu tak bisa langsung siap sehari. Ia hrus nunggu lama lagi
Penulis: Beres Lumbantobing | Editor: Dewi Haryati
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Layanan kependudukan di kantor Disdukcapil Batam kerap dikeluhkan masyarakat.
Bukan tanpa sebab, lambat dan lamanya proses pengurusan berkas hingga antrean terbatas menjadi momok.
Ditambah lagi terbatasnya stok blanko E-KTP. Itu dikeluhkan sejumlah pengunjung yang melakukan pengurusan di kantor Disdukcapil Batam di Sekupang, Jumat (8/3/2024).
Pantauan Tribun hingga sore hari, warga terus memadati layanan di kantor Disdukcapil Batam itu. Tiap loket layanan ada antrean panjang. Ruang tunggu tampak penuh.
Baca juga: Mensos Risma ke Batam, Serahkan Akta Lahir dan Kartu KIA Untuk Ratusan Anak
Parahnya lagi, ada yang antre dari pagi hingga sore menunggu jadwal antrean layanan.
Beberapa di antaranya harus pulang dengan tangan kosong lantaran tak kebagian antrean.
“Memang sengaja dibuat sulit ini layanan. Mau urus akta lahir anak saja harus seharian. Saya dapat nomor antre 65, sampai siang lepas Jumatan, antrean masih nomor 47. Bisa sampai sore ini,” ujar Martin, warga yang melakukan pengurusan dokumen akta lahir anaknya di kantor Disduk.
Martin sengaja mengambil cuti kerja untuk mengurus dokumen kependudukan anaknya.
Namun dokumen yang diurusnya pun tak langsung siap. Ia harus datang keesokan harinya untuk mengambil berkas tersebut.
“Sudah dari dulu modelnya begini pak. Negara lain sudah bahas nuklir, kita masih sibuk berkutat susahnya urus KTP,” katanya kesal.
Selain Martin, beberapa pengunjung juga merasakan hal yang sama. Parahnya lagi, ada yang tak kebagian antrean hingga harus datang keesokan harinya.
Beberapa pengunjung di lokasi berharap, agar pemerintah dapat mengevaluasi kebijakan layanan pengurusan dokumen kependudukan.
“Kalau begini, terpaksa kan pakai jurus calo. Atau memang sengaja dibuat susah begini biar kita lewat jalur calo. Soalnya pakai calo bisa langsung siap cepat,” kata pengunjung lainnya di lokasi.
Selain persoalan akta lahir, stok blanko KTP di kantor Disdukcapil juga menipis.
Informasi di Website Disdukcapil per tanggal 26 Februari 2024 lalu, stok blanko tersedia 2000 keping.
Baca juga: Disdukcapil Batam Beri Prioritas Pengurusan KTP Bagi Pemula, Ini Syaratnya
Sementara kebutuhan layanan KTP setiap harinya diangka 250 hingga 300 keping.
Beberapa warga juga mempertanyakan persoalan KTP. Ada KTP yang sudah dua pekan belum juga dicetak, dengan alasan stok blanko kosong.
Terkait kekosongan stok blanko itu, Kadisdukcapil Batam, Rianto belum memberikan komentar.
Menurut petugas layanan loket di lokasi, mereka menyebutkan untuk hari ini terjadi peningkatan pengunjung dan permohonan layanan.
“Untuk hari ini lumayan meningkat. Dari pagi sampai sore ini lumayan ramai, antrean untuk pengunjung sudah habis. Nanti datang Minggu depan lagi ya,” kata petugas loket Satpol PP di lokasi sembari melayani pengunjung.
Menurut petugas itu, terjadi peningkatan pengunjung Jumat ini, lantaran Minggu depan akan ada libur panjang menyambut bulan Ramadan.
“Setiap hari ada 150 antrean. Tapi paling banyak ngurus domisili pindah,” katanya. (TRIBUNBATAM.ID/bereslumbantobing)
Baca juga berita Tribunbatam.id lainnya di Google News
| BNNP Musnahkan Narkoba, Barang Masuk Lewat Bandara dan Pelabuhan, Kurir Asal Malaysia Dibekuk |
|
|---|
| Ganja Hampir 2 Kg Dikirim Lewat Paket Ekspedisi JNE, Dua Pria di Batam Ditangkap Polisi |
|
|---|
| Polisi Tangkap Dua Perempuan Penyelundup Vape Etomidate dan Narkotika Rp 8 Miliar di Batam |
|
|---|
| Viral Video Pengeroyokan Pemuda di Bengkong Batam, Polisi Lakukan Penyelidikan |
|
|---|
| Tanggal Merah, Wisman Serbu Pusat Perbelanjaan Batam, Omzet Pedagang Meningkat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/09032024layanan-disdukcapil-Batam.jpg)