MATA LOKAL CORNER
Pendekatan Masalah Seksualitas dan Stunting Pasti Berbeda Jika Dilakukan Politisi Perempuan
Reza mengatakan ada beberapa hal yang detail belum dilakukan Caleg laki-laki. Misalnya masalah-masalah seksualitas dan stunting.
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Komisioner Bawaslu Kota Batam, Syailendra Reza mengatakan tidak ada perbedaan antara Caleg laki-laki dan perempuan. Seluruhnya tetap diawasi oleh Bawaslu.
"Ketika RDP dengan Dewan yang perempuan lebih enak. Ada nuansa yang berbeda. Maaf maksud saya bukan masalah gender. Memiliki pengalaman yang berbeda antara laki-laki dan perempuan," kata Reza, Kamis (14/3/2024).
Reza mengatakan ada beberapa hal yang detail belum dilakukan Caleg laki-laki. Misalnya masalah-masalah seksualitas dan stunting.
Baca juga: KPLP dan Polairud Minta DLH Kepri Turunkan Alat Berat Bersihkan Minyak Hitam
Seperti anak perempuan di Batam tidak terjerumus dalam tindak asusila. Ini terlhiat sepele, hanya saja dampaknya besar.
"Saya mengawasi juga kegiatan teman-teman baik Caleg Perempuan dan Claeg laki-laki," katanya.
Pokirnya Caleg laki-laki juga diperlukan warga. Keterampilan juga dibutuhkan oleh warga yang pada umumnya ada pada pokir Dewan perempuan
Baca juga: Keterwakilan Perempuan 30 Persen di Partai Sejuh Ini Masih Sulit Terlaksana
Kegiatan Pilkadan bulan Mei nanti boleh melakukan pendaftaran dan lebih duluan
"Perempuan dan pengawasan adalah hal yang tak bisa dipisahkan," katanya. (TRIBUNBATAM.id / Roma Uly Sianturi)
Baca berita lainnya di Google News
Jurus Pamungkas di Debat Pilkada Batam 2024 Dibahas di Mata Lokal Corner |
![]() |
---|
Efek Debat Pilkada Kepri 2024, Polemik Rempang Eco City Jadi Isu Krusial |
![]() |
---|
Setelah Debat Pilkada Kepri 2024, Masihkan Dua Paslon Baper? |
![]() |
---|
Akademisi UIB Suyono Saputro Sebut Pembangunan Kepri sudah On The Track |
![]() |
---|
Wan El Kenz Sebut Rudi Bakal Benahi Fasilitas Kesehatan hingga Pendidikan di Kepri |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.