BATAM TERKINI

Warga Pertanyakan Uang Parkir di Bawah Jembatan I Barelang, Sekali Parkir Rp 10 Ribu

Pengunjung tempat wisata di bawah Jembatan I Barelang keluhkan uang parkir yang diminta petugas. Sekali masuk kena Rp 10 ribu untuk motor

Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/Istimewa
Screenshot karcis parkir motor di bawah Jembatan I Barelang Batam. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Sempat berhenti setelah ditindak Polsek Sagulung, karcis kendaraan bermotor di bawah Jembatan I Barelang kembali muncul.

Tidak tanggung-tanggung uang yang dipungut untuk kendaraan motor Rp 10 ribu sekali masuk.

Hal ini dikeluhkan pengunjung tempat wisata Jembatan I Barelang yang menjadi ikon Kota Batam.

Warga yang berkunjung ke bawah Jembatan I Barelang menyesalkan hal tersebut. Pasalnya fasilitas yang ada di lokasi juga tidak ada.

Baca juga: Jembatan I Barelang, Destinasi Wisata Batam Penghubung Antar Pulau Kepri

Apalagi saat malam hari kondisi di lokasi gelap, karena kurangnya penerangan. Yang menjadi pertanyaan pengunjung, apakah karcis parkir kendaraan tersebut resmi dari pemerintah atau akal-akalan oknum tertentu yang mau mencari keuntungan pribadi.

"Kita kaget saja, saat parkir langsung datang seseorang menyodorkan karcis dan meminta uang parkir. Padahal kita belum turun dari motor," kata Sani, warga Batu Aji yang datang ke lokasi, Minggu (24/3/2024).

Karena tidak mau ribut dengan petugas parkir, ia membayar uang parkir seharga Rp 10 ribu itu.

"Sebenarnya mau ribut, karena setahu kita parkir di Batam hanya Rp 2 ribu untuk motor dan Rp 4 ribu untuk mobil. Tapi ini sudah Rp 10 ribu, entah dari mana aturan mereka," kata Sani.

Sani mengatakan Jembatan I Barelang tersebut selalu ramai dikunjungi masyarakat bahkan wisatawan mancanegara.

Baca juga: Tim Terpadu Temukan 11 Jukir Liar di Batam, Ada Juru Parkir Resmi

"Yang kita khawatirkan jangan karena ulah oknum-oknum tertentu, Batam jadi jelek di mata wisatawan yang datang ke Batam," kata Sani.

Sarifah warga lainnya yang juga menyesalkan hal tersebut.

"Kita bingung juga, seharusnya hal itu tidak ada. Kalau mau dikelola bagus juga untuk peningkatan pendapatan daerah. Tetapi jika oknum tertentu yang kelola, ini akan menjadi bahan pertanyaan di tengah pengunjung," kata Sarifah.

Sementara itu, Kapolsek Sagulung Iptu Donald Tambunan yang dikonfirmasi mengatakan, pihaknya akan segera turun cek ke lokasi.

"Ini sudah kita bersihkan, sekarang muncul lagi. Ini akan segera kita tindak lanjuti," kata Donald.

(Tribunbatam.id/ Pertanian Sitanggang)

Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google News

Sumber: Tribun Batam
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved