RAMADAN
Berkah Ramadan Ikut Dirasakan Non Islam di Lingga, Produksi Cincau Ajew Meningkat
Ajew, warga Tionghoa di Lingga ikut merasakah berkah Ramadan. Produksi cincau buatannya meningkat, bahkan bisa hingga 20 kali lipat dibanding biasanya
Penulis: Febriyuanda | Editor: Dewi Haryati
LINGGA, TRIBUNBATAM.id - Berkah bulan suci Ramadan tak hanya dirasakan oleh umat Islam saja, tetapi juga warga non-muslim.
Hal ini dirasakan Ajew (65), warga Tionghoa asal Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
Ajew menjadi salah satu pengrajin cincau yang meraup untung berkali lipat pada momen Ramadan 1445 Hijriah, tahun ini dari hari biasanya.
Saat ini cincau atau air cincau menjadi konsumsi yang diincar bagi warga, khususnya umat muslim untuk diminum saat berbuka.
Baca juga: Berkah Pengrajin Tahu di Lingga saat Ramadan, Produksi Naik 3 Kali Lipat
Keadaan itulah yang menguntungkan bagi Ajew setiap kali Ramadan datang. Ia telah lima tahun merintis usaha sebagai pengrajin cincau di kediamannya di RT 002/RW 006 Bukit Abun, Dabo Lama, Singkep.
Saat ditemui Tribunbatam.id baru-baru ini, tepatnya di belakang rumahnya, Ajew sedang mencetak pundi-pundi rupiahnya.
Ajew mengaku, pada hari biasanya ia hanya membuat paling banyak 50-60 per cup untuk memasak dan mencetak cincau.
Penghasilan yang ia dapatkan pun berkisar dari Rp 100 ribu hingga 200 Ribu.
Namun saat Ramadan, sekali masak ia memproduksi hingga 1.000 cup untuk di pasarkan di wilayah Dabo Singkep dan sekitarnya.
Dengan produksi meningkat berkali lipat itu, Ajew bisa memperoleh omzet jutaan dalam satu kali pembuatan.
"Pemasarannya paling banyak di Dabo, sampai ke Raya, ada juga ke Penuba," ungkapnya.
Baca juga: Berkah Ramadan 2024, Polresta Tanjungpinang Bagikan Nasi Kotak ke Pengguna Jalan
Dalam satu pekan, ia bisa memproduksi hingga tiga kali pembuatan.
"Jadi masaknya tak tiap hari, tergantung permintaan konsumen," ujarnya.
Setiap cup ia pasarkan dengan harga Rp 2.500.
Ajew saat itu juga menunjukkan tata cara pengolahannya saat ditemui, dengan bahan dari daun pilihan hingga sagu.
| Awal Ramadan 1447 Hijriah Berbeda, Ketua MUI Batam Imbau Umat Islam Tetap Jaga Ukhuwah |
|
|---|
| Pemantauan Hilal 1 Ramadan 1447 H di Pantai Pelawan Karimun Terhalang Cuaca Mendung |
|
|---|
| Suasana Salat Tarawih Perdana Warga Muhammadiyah Dabo Singkep Lingga Sambut Ramadan 1447 H |
|
|---|
| Hilal 1 Ramadan 2026 Tak Terlihat di Pantai Setumu Tanjungpinang, Cuaca Jadi Penyebab |
|
|---|
| Warga Muhammadiyah Salat Tarawih Perdana di Masjid Al-Taqwa Batu 8 Tanjungpinang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/28032024pengrajin-cincau.jpg)