Rabu, 3 Juni 2026

KARIMUN TERKINI

Kasus Bunuh Diri di Karimun Marak, Psikolog RSUD Muhammad Sani Ungkap 5 Faktor

Psikolog RSUD Muhammad Sani Karimun mengungkap setidaknya 3 faktor yang melatarbelakangi orang untuk mencoba mengakhiri hidup.

Tayang: | Diperbarui:
TribunBatam.id/Yeni Hartati
Psikolog Klinis RSUD Muhammad Sani, Devi Mayasari saat di wawancarai mengenai fenomena bunuh diri yang terjadi di Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). 

"Sedangkan keempat ketika seseorang sudah bisa berbagi cerita, kita harus hubungkan dengan psikiater atau psikolog untuk meminta bantuan mereka. Dan terakhir membangun harapan agar masalah yang dihadapi dapat berlalu," ujarnya.

"Kadang yang dibutuhkan orang itu bukan solusi tetapi teman bicara yang bisa mendengarkan keluhannya bukan menjudge," timpanya.

Baca juga: Viral Aksi Ibu Bawa Anak Nangis Terisak-Isak Ingin Bunuh Diri Dari Jembatan Barelang

Pemerintah pusat bahkan telah menyediakan layanan hotline pencegahan bunuh diri yang di inisiasi oleh Kementerian Kesehatan di koordinir Rumah Sakit Marzoeki Mahdi Bogor.

Dalam layanan hotline pencegahan bunuh diri itu juga tergabung para psikolog klinis yang melakukan dengan sosial selama 24 jam.

"Jadi seseorang yang sudah depresi, putus asa bisa mengujungi websitenya www.healing119.id bisa melalui chat ataupun telepon secara free," ujarnya. (TribunBatam.id/Yeni Hartati)

Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google News

Sumber: Tribun Batam
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved