Demam Berdarah di Lingga
Demam Berdarah di Lingga Kepri Naik, Dinkes Temukan 2 Kasus Baru DBD
Dinkes Lingga menemukan setidaknya 2 kasus baru demam berdarah atau DBD di Kecamatan Singkep.
Penulis: Febriyuanda | Editor: Septyan Mulia Rohman
Tindakan PSN atau Pemberantasan Sarang Nyamuk ini, menyusul setelah adanya dua kasus warga setempat khususnya di Bukit Abun, yang terkena DBD.
Dalam Goro yang dilakukan oleh warga dibantu TNI-Polri, mereka bahu membahu membuang adanya wadah berisi genangan air, yang menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk.
Dinkes Kabupaten Lingga dan Tim Puskesmas Dabo Lama juga telah melakukan penyemprotan Fogging di area pemukiman warga yang disarangi nyamuk sebelumnya.
Baca juga: Kasus Demam Berdarah di Karimun, Kadinkes Sebut Kasus DBD Turun Dibanding 2022
Lurah Dabo Lama, Harie Kurniawan berharap, warga setempat melalui Ketua RT/RW di lokasi tersebut untuk bisa menjaga kebersihan lingkungan.
"Terutama di rumah masing-masing, untuk menjaga kebersihan, khususnya yang ada hubungannya dengan nyamuk tersebut dapat berkembang biak, salah satunya PSN," sebutnya. (TribunBatam.id/Febriyuanda)
Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google News
| Disperindagkop UKM Lingga Gelar Goro Cegah Penyebaran DBD, Selokan Tak Luput dari Perhatian |
|
|---|
| Belasan Warga Lingga di Kampung Baru Singkep Terpapar Demam Berdarah Dengue |
|
|---|
| Kasus DBD Masih Nihil, Lurah Sungai Lumpur di Lingga Ingatkan Warga Jangan Lengah |
|
|---|
| 44 Warga Lingga Terjangkit DBD hingga Oktober Ini, Dinkes Gencarkan Sosialisasi Pencegahan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Kasus-demam-berdarah-di-Lingga-Kepri-skn.jpg)