PENCARI KERJA DI BATAM
Soal Rekrut Pekerja Luar Daerah, DPRD Batam Jadwalkan Ulang RDP dengan PT Philips, Kapan?
DPRD Batam undur jadwal RDP dengan PT Philips Industries terkait perekrutan tenaga kerja luar daerah. Semula RDP dijadwalkan Jumat (21/2) ini
Penulis: Ucik Suwaibah | Editor: Dewi Haryati
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Rapat Dengar Pendapat (RDP) di DPRD Batam dengan PT Philips Industries terkait perekrutan tenaga kerja luar daerah yang semula dijadwalkan Jumat (21/2/2025), diundur.
Ketua Komisi IV DPRD Batam, Dandis Rajagukguk, mengatakan pertemuan tersebut akan digelar ulang pada Senin (24/2/2025) mendatang.
"Ya, jadwalnya harusnya hari ini, tapi diundur," kata Dandis saat dikonfirmasi, Jumat sore.
Penundaan ini terjadi karena PT Philips baru bisa hadir awal pekan depan.
Baca juga: Viral di Batam Pemkab Bantul Lepas Warga Kerja PT di Batam, DPRD Bakal Panggil Perusahaan
"Dari PT Philips bisanya hari Senin depan. Kita jadwalkan pukul 2 siang," ujarnya.
Sebelumnya, pemanggilan PT Philips dilakukan setelah beredarnya video unggahan akun resmi Pemkab Bantul.
Video itu memperlihatkan sejumlah wanita muda diberangkatkan ke Batam untuk bekerja di perusahaan tersebut.
Hal ini memicu sorotan DPRD mengenai peluang kerja bagi tenaga lokal Batam.
DPRD Batam menilai rekrutmen tenaga kerja dari luar daerah perlu dikaji ulang, terutama terkait kepatuhan terhadap Peraturan Daerah (Perda) Kota Batam tentang penempatan tenaga kerja.
Di sisi lain, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Batam menyebut perekrutan tenaga kerja dari luar daerah ini tidak melanggar aturan.
"Itu tidak masalah secara regulasi, kan tidak berbenturan," ungkap Kepala Bidang Pembinaan, Penempatan, dan Perluasan Kesempatan Kerja Disnaker Kota Batam, Isra Wira Sanjaya, sebelumnya.
Ia menjelaskan bahwa sejak awal, Pemko Batam sudah mulai mengurangi jumlah tenaga kerja dari luar daerah.
Baca juga: Viral PT di Batam Rekrut 30 Pekerja dari Luar Daerah, Disnaker Batam: Sesuai Perda
"Seperti yang saya sampaikan, apakah itu kebutuhan lokal? Kalau jabatannya masih dari luar, berarti operator produksi ini memang tidak diminati warga Batam. Padahal, seleksinya sudah dibuka untuk lokal," kata dia. (Tribunbatam.id/Ucik Suwaibah)
Baca berita Tribunbatam.id lainnya di Google News
| Job Fair Tunas Industrial Estate, Disnaker Catat Pemohon Kartu Kuning 100 Orang Per Hari |
|
|---|
| Wacana Penghapusan Batas Usia Pelamar Kerja, DPRD Batam Soroti Keseimbangan Produktivitas |
|
|---|
| Apindo Batam Respons Wacana Penghapusan Batas Usia Pelamar Kerja oleh Pemerintah |
|
|---|
| Data Disnaker, Jumlah Pencaker di Batam Capai 8.208 Orang hingga Akhir April 2025 |
|
|---|
| Wacana Menaker Hapus Batas Usia Pelamar Kerja, Kadisnaker Batam: Perlu Regulasi yang Jelas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Dandis-Rajagukguk-0811.jpg)