LIPUTAN KHUSUS

Perubahan APBD Tanjungpinang 2025 Dipercepat, Sektor Pendidikan Kena Imbas?

Percepatan perubahan APBD Tanjungpinang ini diambil untuk menyesuaikan anggaran demi efisiensi, namun berdampak signifikan pada sektor pendidikan

Penulis: Yuki Vegoeista | Editor: Dewi Haryati
TribunBatam.id/Endra Kaputra
BERI TANGGAPAN - Pengamat sekaligus pengajar di Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH), Robby Patria beri tanggapan soal efisiensi anggaran di sektor pendidikan 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id — Percepatan perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Tanjungpinang yang biasanya dilakukan pada Agustus atau September, kini dimajukan ke bulan Juni. 

Langkah ini diambil untuk menyesuaikan anggaran demi efisiensi, namun berdampak signifikan pada sektor pendidikan.

Pengamat sekaligus akademisi, Robby Patria, mengungkapkan penghematan anggaran ini akan mempengaruhi berbagai program pendidikan. 

"APBD Pemko Tanjungpinang misalnya totalnya Rp600 miliar, padahal biasanya Rp800 miliar. Jadi ada pengurangan ratusan miliar, ini pasti berdampak ke pendidikan," kata Robby, Kamis (27/2/2025).

Baca juga: Wagub Kepri Pastikan Sektor Pendidikan dan Kesehatan Tidak Kena Dampak Kebijakan Efisiensi

Menurutnya, dana yang terbatas membuat program rehabilitasi sekolah hanya bisa dilakukan sebagian kecil. 

“Kalau biasanya bisa memperbaiki hingga 60 lokal, mungkin nanti cuma bisa 3 atau 20 lokal saja,” tambahnya.

Selain itu, program bantuan seragam gratis untuk siswa SD dan SMP pun terancam ikut terdampak. 

"Kalau biasanya anak-anak dapat lima pasang baju, nanti bisa jadi cuma dua atau tiga pasang saja. Atau tetap untuk 3.000 anak, tapi jumlah bajunya dikurangi," ungkapnya.

Meski begitu, Robby menegaskan bahwa proses pendidikan tetap berjalan, meskipun alokasi anggaran berkurang.

Jika Dinas Pendidikan diprioritaskan, maka Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lain yang harus menyesuaikan anggarannya.

Perubahan APBD ini dilakukan sesuai dengan surat edaran Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) nomor 900, dan penyusunannya akan berlangsung pada Juni hingga Juli 2025. 

Baca juga: Efisiensi Anggaran 2025, Disdikbud Natuna Pastikan Infrastruktur Pendidikan Tetap Terjaga

Langkah ini menjadi tantangan bagi pemerintah daerah dalam menjaga kualitas pendidikan di tengah keterbatasan anggaran. (TribunBatam.id/Yuki Vegoeista)

Baca berita Tribunbatam.id lainnya di Google News

Sumber: Tribun Batam
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved