Sabtu, 2 Mei 2026

ABORSI DI BINTAN

Pelarian Warga Bintan Buron Kasus Aborsi Berakhir, Piki Ditangkap saat Kerja di Dumai

Piki (24) pelaku buronan kasus aborsi di Busung, Kecamatan Seri Kuala Lobam, Kabupaten Bintan berhasil diamankan polisi.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: ronnye lodo laleng | Editor: Dewi Haryati
Dok. Humas Polres Bintan untuk Tribun Batam
ABORSI JANIN  - Piki, warga Bintan pelaku aborsi saat diamankan polisi di Kota Dumai, Rabu (4/6/2025) lalu. 

BINTAN, TRIBUNBATAM.id - Pelarian Piki (24), buron kasus aborsi di Busung, Kecamatan Seri Kuala Lobam, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), berakhir.

Setelah masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) selama 4 bulan, Piki ditangkap polisi di Kota Dumai, Riau, Rabu (4/6/2025) lalu.

Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Satreskrim Polres Bintan bekerja sama dengan Satreskrim Polres Dumai menangkap pelaku.

Hal tersebut dibenarkan Kanit PPA Polres Bintan Ipda Rafi Arya Yudhantara.

Baca juga: Warga Bintan Jadi Buronan Polisi terkait Aborsi dan Kubur Janin Hasil Hubungan Gelap

"Kami amankan Piki di Kota Dumai. Kala itu dia sedang bekerja," sebut Ipda Rafi, Kamis (12/6/2025).

Sebelum ditangkap, pelaku selalu berpindah-pindah kota untuk bekerja dan menghindari pihak kepolisian. 

"Hasil pemeriksaan sementara terhadap tersangka Piki, alasan pelaku melakukan aborsi karena tidak sah menjadi suami istri dan anak tersebut tidak diinginkan," katanya.

Kala itu, Piki membeli obat yang dibeli di situs online untuk digunakan menggugurkan kehamilan. 

Kemudian menguburkan janin tersebut dengan selingkuhannya Rm di Desa Busung pada Februari 2025 lalu.

"Peran Piki yaitu membantu menggugurkan dan menguburkan janin yang berusia lima bulan," katanya.

Sebelumnya, penyidik juga telah mengamankan selingkuhan Piki, Ma atas kasus ini pada bulan Februari lalu.

Atas perbuatannya, pelaku dikenakan pasal 55 dan 56 KUHP dengan ancaman pidana penjara selama 10 tahun.

Diberitakan sebelumnya, pemuda di Bintan berinisial P kini jadi buronan Kepolisian Polres Bintan

P jadi incaran polisi sejak Jumat (14/2/2025) lalu. Dia diduga kuat ikut membantu pacarnya melakukan 460rsi (aborsi). 

Baca juga: Pria Pelaku Penguburan Janin di Bintan Hasil Hubungan Gelap Masih Diburu Polisi

Pemuda desa Busung, Kecamatan Seri Kuala Lobam, Kabupaten Bintan, itu mendadak menghilang.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved