Ramai Isu Beras Oplosan
Kementan Ungkap 212 Merek Beras Diduga Oplosan, Adakah Dipasarkan di Batam?
Ramai temuan Kementan soal 212 merek beras diduga dioplos menjadi kekhawatiran tersendiri. Disperindag pastikan belum ada di Batam
Penulis: Ucik Suwaibah | Editor: Dewi Haryati
Merek yang terafiliasi PT Belitang Panen Raya meliputi, Raja Platinum dan Raja Ultima.
Terpisah, Wakil Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kepri, Budi Lesmana, angkat bicara soal isu beras oplosan tersebut.
Ia menyampaikan, hingga kini belum ada laporan serupa terjadi di wilayah Kepulauan Riau (Kepri).
"Nah untuk Kepri, kami belum ada temuan atas hal tersebut. Intinya kami akan menjaga agar hal-hal yang menyangkut dengan peredaran beras oplosan bisa diatasi secepat mungkin," kata Budi saat dimintai tanggapannya.
Budi juga mendorong agar pengawasan terus diperkuat.
Jika ditemukan indikasi pelanggaran, ia berharap aparat dapat segera bertindak tegas.
"Kalau misalnya ada, semoga pihak kepolisian bisa mengambil tindakan secara tegas," tambahnya.
Menurutnya, perlu ada evaluasi menyeluruh agar praktik serupa tidak terjadi di wilayah Kepri.
(Tribunbatam.id/Ucik Suwaibah)
| Respons Isu Beras Oplosan, Amsakar Kasih Tugas Disperindag dan BP Batam Cek Lapangan |
|
|---|
| Warga Bintan Mulai Kwatir Beredar Isu Soal Beras Oplosan di Pasaran, Petugas Himbau Jangan Panik |
|
|---|
| DKUMPP Anambas Respon Soal Beras Oplosan, Akui Akan Intensifkan Pengecekan |
|
|---|
| Pedagang di Natuna Kepri Ungkap Belum Pernah Temukan Beras Oplosan |
|
|---|
| Isu Beras Oplosan Merebak Bikin Warga Natuna Khawatir: Belum Ada yang Aneh, Tetap Waspada |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Potret-Beras-di-Grosir-Batam.jpg)