REKENING NGANGGUR DIBLOKIR PPATK
Kebijakan PPATK Bikin Resah Warga Batam: Uangnya Buat Jaga-jaga, Kalau Diblokir Susah
Sejumlah orang yang diakses Tribun belum ada yang menjadi korban pemblokiran rekening PPATK. Meski begitu, sejumlah warga tetap waswas.
Penulis: Beres Lumbantobing | Editor: Dewi Haryati
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Kebijakan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) yang melakukan pemblokiran terhadap rekening bank yang dianggap tidak aktif atau mencurigakan, menuai pro dan kontra di tengah masyarakat.
Meskipun bertujuan menekan kejahatan finansial, langkah ini membuat sebagian warga waswas, termasuk di Batam, Kepulauan Riau (Kepri).
Sejumlah warga Batam yang diakses Tribun Batam, mengaku belum menjadi korban pemblokiran rekening bank. Namun begitu sejumlah warga mulai cemas.
Pantauan Tribun Batam di sejumlah bank dan mesin ATM, seperti BRI, BNI, dan CIMB Niaga, memperlihatkan aktivitas masyarakat masih berjalan normal.
Baca juga: Puluhan Rekening Nasabah BRK Syariah Lingga Diblokir PPATK, Pimpinan Bank Beri Solusi
Belum ada antrean panjang atau laporan massal soal pemblokiran rekening, namun kekhawatiran mulai terasa.
Di sebuah mesin ATM di kawasan Engku Putri Batam Center, seorang pria paruh baya terlihat memencet tombol dengan raut gelisah.
Tangannya menggenggam kartu ATM kuat-kuat. Matanya menatap layar mesin seolah khawatir saldo tabungannya menghilang begitu saja.
"Saya barusan dengar kabar di media sosial, banyak rekening diblokir. Ini saya langsung cek ATM, takut saja tiba-tiba nggak bisa tarik uang,” ujar Deni (45), warga Mega Legenda di pintu ATM, Kamis (31/7/2025).
Ia mengaku terakhir kali memakai ATM dua bulan lalu, dan saldo terakhirnya sekitar Rp2 jutaan.
"Uangnya itu buat jaga-jaga kalau anak butuh biaya sekolah. Kalau diblokir tanpa pemberitahuan, kita susah,” tambahnya.
Alhasil, setelah ia periksa ke ATM uangnya masih tersedia. Tidak ada persoalan dalam ATM miliknya. Ia pun lega, lalu meninggalkan lokasi ATM.
Baca juga: Cara Memulihkan Rekening Dormant yang Diblokir PPATK Akibat Rekening Pasif
Tak hanya Deni, hal serupa juga dilakukan Riki (31), seorang pedagang yang biasa menyimpan dana cadangan belanja di BNI.
"Saya jadi panik, takut rekening dianggap nganggur. Padahal saya simpan di situ memangar buat kebutuhan darurat,” ujarnya saat ditemui di depan ATM BNI Batam Centre.
Beberapa warga lainnya juga berkomentar sama. Menurut mereka, kebijakan pemblokiran rekening oleh PPATK harus jeli dan berdasar, sehingga tidak merugikan nasabah.
"Informasinya itu kan, banyak rekening yang lama tak aktif diblokir. Bagaimana dengan rekening yang khusus untuk tabungan, sudah lama nabung lalu tiba-tiba diblokir, kan merugikan," ujar seorang warga lainnya.
PPATK Blokir Rekening Fakum 3 Bulan, Warga Bintan Sebut Bank Akan Kehilangan Nasabah |
![]() |
---|
Keresahan Warga Anambas Soal Rekening Dormant Diblokir PPATK hingga Imbauan BRI |
![]() |
---|
Kabar Pemblokiran Rekening oleh PPATK Resahkan Warga Natuna, Bank: Belum Ada Laporan Masuk |
![]() |
---|
Puluhan Rekening Nasabah BRK Syariah Lingga Diblokir PPATK, Pimpinan Bank Beri Solusi |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.